Suara.com - Polisi merilis nama dua dari tiga orang pelaku serangan di jantung kota London pekan lalu. Salah satu dari mereka sudah dikenal karena pandangan ekstremisnya di antara tetangganya dan telah dilaporkan ke pihak berwenang beberapa tahun yang lalu.
Dia juga pernah muncul dalam sebuah film dokumenter televisi Inggris tahun 2016 yang berjudul "The Jihadis Next Door."
Khuram Shazad Butt, seorang pekerja transit berusia 27 tahun, tampaknya adalah orang yang ramah. Tetangganya mengatakan bahwa dia kerap mengundang teman-teman lelakinya untuk barbeque dan sering mengunjungi tempat gym serta kolam renang.
Tapi dia juga menunjukkan sisi gelap, yang membuat tetangganya menelpon polisi untuk memperingatkan bahwa dia seorang ekstremis.
Butt, yang dibunuh oleh polisi saat serangan Sabtu (3/6/2017) adalah seorang warga Inggris yang lahir di Pakistan. Dia berbicara bahasa Inggris slang London timur dan merupakan penggemar tim sepak bola Arsenal.
Dia mengenakan salah satu kaus tim favoritnya saat dia dan dua penyerang lainnya membunuh tujuh orang dan melukai 48 lainnya dalam serangan kendaraan dan pisau di pusat kota London. Penyerang lainnya diketahui polisi bernama Rachid Redouane.
Butt telah menyuarakan pandangan ekstremisnya selama bertahun-tahun, termasuk berpendapat bahwa pemungutan suara dalam pemilihan Inggris adalah "melawan Islam."
Tetangga mengatakan bahwa Butt tidak akan berbicara dengan perempuan di luar keluarganya. Istrinya sering mengenakan jilbab dengan cadar dan mereka memiliki dua anak.
"Khuram Shazad Butt diketahui polisi dan MI5. Namun, tidak ada intelijen yang mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan terencana dan higga kini penyelidikan terus dilakukan," kata polisi dalam sebuah pernyataan merujuk pada badan intelijen domestik Inggris.
Baca Juga: Polisi Bebaskan 10 Orang Terduga Teror London
Butt pernah dikeluarkan dari salah satu masjid London timur dimana sesekali tempatnya beribadah. Dia saat itu berteriak 'Hanya Tuhan yang bertanggung jawab' dan mengganggu sang imam.
Pusat Islam Jabir bin Zayd mengatakan pada hari Senin bahwa insiden tersebut terjadi beberapa tahun yang lalu namun tidak memberikan rincian.
Di "The Jihadis Next Door," Butt terlihat berdoa di taman London. Sedangkan satu orang lainnya tampil dalam film dokumenter tersebut sejak bergabung dengan kelompok militan Islam di Suriah.
Siddhartha Dhar meninggalkan Inggris hanya beberapa hari setelah dibebaskan dari penjara dengan jaminan dan diperkirakan telah bergabung di jajaran Negara Islam dengan cepat setelah tiba di Suriah. Seperti Dhar, Butt dianggap telah dikaitkan dengan al-Muhajiroun, sebuah organisasi ekstremis yang dilarang. [The Washington Post]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?