Suara.com - Setidaknya tujuh orang tewas dalam aksi teror di London. Sebuah mobil van dengan brutal menabrak pejalan kaki di London Bridge. Tiga pelaku turun dari mobil kemudian membabi buta menusuk pejalan kaki sebelum akhirnya ditembak mati polisi.
Berikut kronologisnya:
- Pukul 10.08 waktu setempat polisi menerima laporan sebuah mboil van putih ngebut dan menabrak pengguna jalan.
- Laporan tersebut disusul aduan telah terjadi penusukan di Borough market yang berada tak jauh dari London Bridge.
- Polisi bersenjatakan lengkap menuju lokasi. Petugas menembak mati tiga penyerang hanya dalam waktu delapan menit, kemudian memanggil ambulan.
- Pelaku mengenakan rompi diduga bermuatan bahan peledak. Namun, setelah diperiksa ternyata rompi tersebut bukan rompi bom.
- Ambulan bereaksi cepat membawa 50 korban ke lima rumah sakit terdekat. Sebagian besar korban mengalami luka tusuk. Diantara korban luka-luka adalah WN Prancid dan Spanyol. Seorang saksi mata menyebut lima orang ambruk di tempat setelah ditujam menggunakan senjata tajam berkali-kali.
- Otoritas setempat memberlakukan siaga satu dan mengirimkan petugas keaman tambahan ke lokasi kejadian untuk berjaga-jaga. London Bridge akhirnya ditutup sementara. pemerintah Inggris menyatakan insiden tersebut merupakan serangan teror.
- Perdana Menteri Inggris Theressa May segera menggelarrapat dengan Komite Kobra untuk membicarakan serangan tersebut, termasuk serangan bom bunuh diri di konser penyanyi Ariana Grande di Manchester.
- Wali Kota London Sadiq Khan menyebut aksi tersbeut merupakan serangan pengecut kepada warga tak berdosa dan turis.
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengutuk aksi tersebut dan mengatakan siap membantu mengatasi aksi teror di Inggris. [AFP]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan