Suara.com - Presiden Joko Widodo lanjutkan safari Ramadan di Jawa Tengah dengan mendatangi Pondok Pesantren Al-Asy'ariyyah di Kalibeber, Wonosobo. Jokowi tiba pada, Jumat (16/6/2017) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.
Jokowi yang mengenakan jas dan peci hitam, serta sarung warna hijau, langsung menunaikan salat sunah Tahiyatul Masjid, dan dilanjutkan salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Ratusan masyarakat Wonosobo yang sudah sedari tadi menanti kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini langsung menyambut antusias.
Mereka bersemangat karena bisa salat Isya dan Tarawih bersama dengan presiden.
Tidak sedikit yang membawa serta ponsel mereka dan merekam detik-detik kedatangan Jokowi ke Masjid Al-Asy'ariyyah.
Para pengasuh dan pengurus Ponpes Al-Asy'ariyyah menyambut kedatangan Presiden dengan melantunkan salawat Nabi.
Usai shalat tarawih rencananya akan menorehkan huruf hijaiyah yakni "ba" pada Bismillah dalam surat Al-Fatihah sebagai pemula pembuatan Al Quran akbar yang ke-7 yang akan memakan waktu 2 tahun 40 hari oleh Ponpes Al-Asy'ariyyah.
Menurut pengasuh Ponpes Al-Asy'ariyyah huruf "ba" yang dituliskan presiden sebagai simbol memperluas jangkauan dari misi "Rahmatan Lil Alamin".
Usai salat Tarawih, Jokowi menyampaikan pesan keberagaman dan mengajak pada persaudaraan, persatuan, dan kesatuan sebagai bangsa.
Baca Juga: Sulit Tembus Pertahanan, Della/Rosyita Gagal Lanjutkan Kejutan
"Saya mengajak agar persaudaran, persatuan, dan kesatuan sebagai bangsa terus kita jaga sebaik-baiknya baik Ukhuwah Islamiyah kita, jangan sampai di antara kita saling menyalahkan, menjelekkan, memfitnah, mencemooh," tutur mantan gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo. (Antara)
Berita Terkait
-
Desak Pemerintah Bersihkan Oligarki, GMKR Tuntut Pemakzulan Gibran dan Adili Jokowi
-
Bonatua Klaim Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
Profil Bonatua Silalahi, Sosok Peneliti yang Berhasil Buka Salinan Ijazah Jokowi di KPU
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Detik-detik Penangkapan 2 Warga Citayam Pencuri Kabel Kereta Api Bertegangan Tinggi
-
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang
-
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
-
Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM