Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar Aziz Syamsudin mengatakan partainya tetap menghormati proses hukum terkait operasi tangkap tangan KPK terhadap Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti. Ridwan merupakan Ketua DPD Tingkat I Partai Golkar Bengkulu.
"Secara AD/ART Partai Golkar, kan, sebagai partai yang menghormati hukum. Kami menganut azas praduga tak bersalah bahwa seseorang yang diduga belum bisa dinyatakan bersalah, pada saat setelah pengadilan menyatakan putusannya yang mempunyai hukum tetap," kata Aziz di DPR, Jakarta, Selasa (20/6/2017).
Ridwan menambah daftar panjang kader Golkar yang berurusan dengan KPK. Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz juga terlibat kasus korupsi pengadaan Al Quran.
Aziz mengatakan rentetan kasus tersebut merupakan bahan introspeksi.
"Kami sebagai kader Partai Golkar untuk berhati-hati dan secara agama ini tanda-tanda partai mau besar," kata dia.
Petugas KPK menangkap Ridwan dan empat orang lainnya, termasuk istri Ridwan: Lily Martiani Maddari. Usai ditangkap,kelima orang tersebut dibawa ke KPK.
Sejak pukul 16.35 WIB, mereka sudah berada di gedung KPK. Ridwan terlihat mengenakan kemeja putih dengan celana panjang hitam serta berpeci hitam. Dia tidak memberikan komentar sedikit pun.
Dengan muka masam, dia langsung masuk ke dalam gedung KPK.
Setelah itu, secara bertahap orang-orang yang ditangkap di Bengkulu dibawa masuk ke KPK.
Lily yang tiba di KPK Maddari. pukul 16.47 WIB terlihat malu ketika baru turun dari mobil. Perempuan yang mengenakan jilbab hijau dengan baju batik berusaha menutupi wajah dengan jilbab. Namun, usahanya gagal karena dipegang petugas KPK.
Mereka akan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 1×24 jam. Setelah, dilakukan gelar perkara dan ditentukan siapa saja yang menjadi tersangka.
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan penangkapan terhadap lima orang tersebut terkait proyek di Bengkulu.
"Kita belum bisa sebut spesifiknya proyek apa, karena proses pemeriksaan harus dilakukan terlebih dahulu, besok direncanakan konferensi pers siapa yang jadi tersangka dan kemudian tindak lanjut penyidikannya," kata Febri di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Kursi Melayang, Perut Ditendang: Ketua DPRD Soppeng Dipolisikan ASN Gegara Penempatan Sopir
-
Bahlil Lahadalia Jamu Cak Imin dan Zulhas Hingga Dasco di Kediamannya, Bahas Apa?
-
Rapimnas I Partai Golkar, Kader Solid di Bawah Kepemimpinan Bahlil Lahadalia
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan