Suara.com - Anggota Kepolisian Sektor Bekasi Selatan menggerebek bunker di Warung Gaul, Jalan Kampung Cikunir, RT 2, RW 15, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (5/7/2017) malam, karena dipakai untuk menimbun minuman keras.
Dari bunker milik Prosojo Dadi Mulyono yang berukuran berukuran 1,5 meter x 1,5 meter dengan kedalaman sekitar dua meter, kata Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Bekasi Selatan Inspektur Polisi Satu Puji Astuti, petugas menyita 1.252 minuman keras.
"Memang infonya sudah lama, tapi selama ini setiap digerebek hanya sedikit, makanya kemarin kita lakukan penyelidikan dulu kita diam dengan aparat gabungan dan langsung gerebek pada saat itu dan barang-barang mirasnya diletakkan di bunker, yang di situ diatas ditutupi dengan lantai biasa , lantai keramik biasa, di atasnya ada jemuran handuk. Jadi tidak terlihat oleh mata disitu ada barang," ujar Puji kepada Suara.com, Kamis (6/7/2017).
Di bagian belakang area tersebut, kata Puji, polisi juga menemukan lagi gudang.
"Kemudian kita tindak lanjuti lagi ke belakang di situ ada gudang, awalnya nggak mengakui gudang adalah milik yang bersangkutan. Setelah kita lakukan, negosiasi, dia menyerahkan kuncinya begitu kita bongkar, benar itu tempat penyimpanan miras juga macam-macam miras," kata dia.
Puji menuturkan warga sekitar selama ini merasa sangat terganggu dengan keberadaan Warung Gaul.
"Warga sempat resah, kalau itu memang ada tidak ada tindakan tegas dari kepolisian, warga yang akan membakar dari situ kami bertindak cepat," kata Puji.
Saat ini, Prosojo sedang diminta keterangan. Dia mengaku sudah lima tahun berjualan miras.
"Jadi masih dilakukan BAP, masih dimintakan keterangan dan pengembangan. Pengembangan lagi siapa tahu kita akan dapat informasi-informasi lain," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
-
Lamban Lindungi Rakyat dari Rokok dan Gula, 32 Organisasi Desak Pemerintah Tegakkan PP Kesehatan
-
Miris! Ibu Muda Nekat Telan 20 Obat dan Miras, Akui Dapat Tantangan dengan Imbalan Rp20 Ribu
-
Tarif Trump, Daging Babi dan Miras AS Akan Banjiri Indonesia?
-
Apotek Dilarang Bebas Jual Alkohol Murni
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi