Suara.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai Presiden Joko Widodo tengah merayu partai politik dan politisi untuk mendukungnya di Pemilihan Presiden 2019. Jokowi disebut akan maju kembali di Pemilu.
Cara Jokowi mendekati parpol dan politisi adalah dengan memberikan kebijakan segar terkait penambahan tunjangan gaji anggota parlemen, termasuk tunjangan untuk partai politik.
"Jelang dua tahun akhir pemerintahan Jokowi, memang banyak sekali difokuskan pada upaya-upaya menjinakkan partai-partai politik atau politisi-politisi di DPRD dengan ada kenaikan tunjangan anggota DPRD, kemudian di pusat (DPR) ada kenaikan tunjangan untuk partai politik. Jadi saya kira tidak bisa tidak, ini waktu semakin dekat dengan Pemilu 2019, dan upaya pemerintah untuk memastikan Jokowi masih terus menjadi presiden di periode berikutnya sangat kelihatan," ujar Lucius di Kantor Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Jalam Mampang Prapatan, Mampang, Jakarta, Senin (24/7/2017).
Lucius juga menilai, sosok Jokowi bukan hanya kepala pemerintah, tetapi seorang kepala negara yang dituntut untuk menyikapi pelanggaran penyimpangan yang terjadi.
Maka dari itu, Formappi juga sepakat menolak PP Nomor 18 tahun 2017 tentang kenaikan tunjangan DPRD. Menurut Lucius, pemerintah tak memiliki alasan untuk menaikkan tunjangan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota dewan.
"Karena kita tahu sendiri, 3 tahun terakhir DPR pusat melempem dan DPRD juga tidak kedengaran kerjanya apa. Jadi mestinya pemerintah tidak punya alasan untuk memberikan apresiasi berupa tunjangan kepada anggota DPRD," tutur Lucius.
"Karena korupsi tidak bisa diberantas hanya karena kenaikan tunjangan. Ini watak-watak selalu mau menjadi lebih kaya dari yang lain. Dan berapa pun kenaikan anggaran, kalau wataknya tetap mau kaya atau lebih kaya dari yang lain, saya kira itu kenaikan anggaran tidak menyelesaikan masalah korupsi," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen
-
Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi
-
Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi
-
Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan
-
Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak
-
Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat
-
KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari