Suara.com - Perusahaan Listrik Negara memutus aliran listrik untuk sementara ke tiga sekolah di Jakarta Barat. SMA Negeri 112, SMA Negeri 85, dan SMA Negeri 65 aliran listriknya dipandamkan karena menunggak bayar listrik.
Sekretaris Daerah Jakarta Saefullah menyayangkan aksi yang dilakukan oleh PLN. Menurut dia, pemerintah DKI dan PLN tidak memiliki hutang yang besar.
"Kita nggak pernah ada hutang yang sangat kronis, kalau ada keterlambatan (pembayaran) sedikit karena kita ada sistem penganggaran, ya harusnya dia ngerti juga," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/7/2017).
Kemudian, Saefullah menyinggung aset DKI yang digunakan untuk keperluan PLN. Contohnya seperti gardu-gardu PLN yang diletakan pada aset DKI.
"Harusnya ngertilah, kok main putus saja. Itu kan mengganggu proses belajar mengajar, apalagi kalau di sekolah SMA, SMP, di sana ada komputer," kata dia.
"Saya rasa kurang elok kalau PLN main putus saja. Ini kan urusan negara juga, urusan mencerdaskan kehidupn bangsa. Jangan main putus saja," lanjut Saefullah.
Meski begitu, Saefullah tidak tahu jelas soal kasus ini. Sebab, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat yang paling tahu kenapa PLN bisa memutus aliran listrik.
Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat bingung soal tiga sekolah di Jakarta Barat aliran listriknya dipadamkan oleh PLN. Apalagi alasannya karena biaya operasional untuk sekolah belum cair.
"Makanya tanya kepseknya kok bisa seperti itu? (Sekolah) yang lain kok nggak mati? Di Jakarta ada berapa sekolah? Banyak yah, ratusan toh. Kok cuma tiga yang mati?" kata Djarot.
Baca Juga: Ojek Online Blok Jalan Satrio, Djarot: Tindak Tegas!
Biaya operasional untuk sekolah biasanya cair dalam waktu pertiga bulan. Untuk Juli, biayanya baru cair September nanti.
"Karena biaya operasional itu tentunya harus dibayar ya. Fix cost itu. Jadi tidak ada alasan seumpama mereka tidak bisa membayar tagihan ke PLN. Jadi tidak boleh terjadi," ucap Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas