Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi belum memastikan waktu pertemuan dengan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault untuk melakukan klarifikasi terkait indikasi mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
"Kami masih rapim-rapim terus nih. Banyak agenda di kantor," kata Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa, saat dimintai keterangan soal rencana pemanggilan Adhyaksa Dault.
Pria kelahiran Bangkalan, Madura, ini memastikan hingga saat ini pihaknya belum melakukan penjadwalan karena kementerian masih disibukkan dengan beberapa agenda penting mulai dari pembahasan anggaran hingga persiapan SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
Meski demikian, Menpora menegaskan hingga saat ini pihaknya tetap menunda pencairan anggaran Pramuka terutama yang akan digunakan untuk Raimuna di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 13-21 Agustus, yang besarnya mencapai Rp10 miliar.
"Tata aturan saat ini masih digodok untuk mencari solusinya. Saya tegaskan bahwa dana bukan dibekukan tapi ditunda. Kenapa saya lakukan karena saya sayang dengan Pramuka," kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu.
Menpora menekankan Pramuka harus steril dari virus-virus khilafah. Untuk itu pihaknya benar-benar serius menyelamatkan wadah pembentuk karakter bagi pelajar, pemuda dan mahasiswa Indonesia itu.
"Saya juga seorang Pramuka. Makanya, Pramuka harus kembali ke khitohnya. Jangan sampai Pramuka terkena virus-virus khilafah dan radikalisme," kata mantan Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Terkait dengan rencana pertemuan dengan Adhyaksa Dault, Menpora menegaskan pihaknya tidak akan berjalan sendiri karena akan tetap melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) maupun Kementerian Dalam Negeri.
Sebelumnya Adhyaksa Dault menjelaskan persiapan untuk menggelar Raimuna telah mencapai 80 persen. Kegiatan ini akan diikuti 15 ribu perwakilan Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pandega (21-25 tahun) yang berasal dari 514 kabupaten/kota di Indonesia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas