Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Yuwono menyampaikan satu sketsa wajah yang sudah dibuat merupakan hasil keterangan warga yang melihat keberadaan orang mencurigakan di sekitar dekat kediaman Novel Baswedan sebelum peristiwa penyerangan air keras, Selasa (11/4/2017).
Hasil pembuatan satu sketsa terduga pelaku penyerangan Novel telah dirilis Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Istana Kepresidenan, Senin (31/7/2017) kemarin.
"Jadi sketsa wajah itu yang kemarin kami sampaikan oleh Bapak Kapolri, adalah hasil (keterangan) saksi. Ada saksi yang menyatakan bahwa saat sebelum kejadian ada orang asing yang duduk di sepeda motor," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (1/8/2017).
Menurutnya, saat itu, saksi melihat orang mencurigakan saat dirinya ingin pulang ke rumah usai menunaikan salat subuh berjamaah di Masjid Al Ihsan.
"Pas lewat sakit perut, mendahului dia pulang. Saksi melihat orang yang tidak dikenal di atas motor dekat jembatan," kata Argo.
Karena diyakini orang asing itu berhubungan dengan penyerangan Novel, penyidik kemudian memintai keterangan warga tersebut untuk menggambarkan ciri-ciri orang mencurigakan. Dari hasil keterangan saksi, polisi langsung membuat sketsa wajah.
"Itu kemudian saksi itu kami tanya kembali seperti apa ciri-cirinya kita tanyakan, rambutnya seperti apa, apakah ikal lurus, kemudian bentuk mata seperti apa, alis seperti apa, telinga hidung. Kemudian bibir, wajah, kami tanyakan semuanya," kata dia.
Setelah hasil pembuatan sketsa selesai, kata Argo, penyidik juga kemudian memeriksa saksi tersebut guna memastikan apakah sketsa wajah sesuai dengan orang mencurigakan yang dilihat sebelum peristiwa penyerangan terhadap Novel.
"Setelah kami sketsa kami tanyakan saksi itu, kira kira ada kurang nggak ini gambarnya bila ada kurang kami tambahin kembali," kata dia.
Baca Juga: Penjagaan di Sekitar Rumah Novel Baswedan Diperketat
Dia juga menyampaikan, polisi juga sudah menyebar satu sketsa wajah terduga pelaku ke masyarakat. Selain sketsa wajah telah disebar, polisi kini sedang memburu orang yang sesuai dengan ciri-ciri sketsa terduga pelaku.
"Kami tunggu dari masyarakat yang melihat wajah seperti itu, kami juga mencari orang yang seperti (hasil sketsa wajah) itu ya," kata Argo.
Adapun ciri-ciri dari sketsa wajah yang sudah diumumkan Kapolri di antaranya yakni berumur sekitar 35 tahun, tinggi badan sekitar 167 sentimeter, berkulit sawo matang, bentuk kepala datar dan berambut ikal keriting lurus.
Dari hasil sketsa wajah itu, terduga pelaku juga menggunakan jaket jeans berwarna biru lusuh dengan penutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub
-
5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu
-
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan
-
Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas