Suara.com - Anggota sindikat penyelundupan sabu seberat satu ton dari Cina, AS, memperalat supir taksi online berinisial AN. AS minta bantuan AN untuk mencarikan rumah kontrakan dan akhirnya dapat di Duta Garden, Cengkareng, Jakarta Barat.
"AS minta tolong AN untuk mencarikan rumah di daerah Cengkareng," kata Kasubdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara, Kamis (3/8/2017).
AS berkomunikasi dengan AN melalui aplikasi percakapan, Wechat.
AS merupakan salah satu tersangka yang bertugas melakukan survei di Indonesia sebelum kiriman sabu satu ton datang. Dia tiba di Indonesia pada November tahun 2016 lewat Bandara Soekarno-Hatta.
Setelah mendapatkan rumah kontrakan, AS merekrut AN untuk menjadi supir dengan gaji Rp10 juta.
"Dia ditawarkan sebagai supir saja. Dengan gaji yang menggiurkan Rp10 juta," kata Bambang.
Tak hanya, AS juga meminta bantuan AN untuk mencarikan mobil rental dan hotel di Anyer, Serang, Banten. Kepada AN, AS mengaku akan berbisnis ikan di Anyer.
AN juga bertugas sebagai sewa rumah, sewa hotel, sewa mobil," kata dia.
Bambang juga menyampaikan penyidik juga telah memeriksa AN terkait kasus penyelundupan narkoba tersebut. AN, kata dia tak menyangka tujuan tersangka menyewa rumah untuk digunakan sebagai gudang penyimpanan sabu.
"Oh iya. Dia enggak tahu kalau mereka menyimpan sabu di Indonesia," kata Bambang.
Setelah kasus terungkap dan semua orang Taiwan yang ditangkap dijadikan tersangka, AN dibebaskan karena posisinya dianggap hanya dimanfaatkan.
"Nggak dijadikan tersangka, mens rea-nya (niat untuk melakukan perbuatan kejahatan) nggak kena dia," kata Bambang.
Tag
Berita Terkait
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba
-
Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal