Jenazah Fitriana dan tiga anaknya di RS Polri [suara.com/Nikolaus Tolen]
Empat jenazah satu keluarga kini berada di ruang dingin Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Keempat jenazah yaitu Fitriana (38) dan tiga putrinya: Salsa (8), Kinara (4), dan Tiara (4).
Mereka meninggal dunia dalam posisi berpelukan di kamar mandi lantai rua rumah kontrakan yang terbakar di Jalan Semangka 3 RT 10, RW 7, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.
Menurut pengamatan Suara.com, mobil ambulans mulai tiba di rumah sakit sekitar pukul 18.20 WIB.
Ambulans yang pertama membawa jenazah Fitriana, menyusul ambulans berikutnya yang membawa ketiga jenazah anaknya.
Mereka meninggal dunia dalam posisi berpelukan di kamar mandi lantai rua rumah kontrakan yang terbakar di Jalan Semangka 3 RT 10, RW 7, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.
Menurut pengamatan Suara.com, mobil ambulans mulai tiba di rumah sakit sekitar pukul 18.20 WIB.
Ambulans yang pertama membawa jenazah Fitriana, menyusul ambulans berikutnya yang membawa ketiga jenazah anaknya.
Pengurus RT 6, RW 7, Edy, yang turut mengantar keempat jenazah mengatakan tidak mengetahui secara persis kronologis kejadian.
"Saya tidak tahu persis apa penyebabnya, tahunya karena kebakaran saja. Karena tadi saya lagi kerja," kata Edy.
Edy juga mengaku tidak tahu pekerjaan Fitriana yang merupakan orangtua tunggal.
"Saya tidak tahu, tapi karena saya pengurus RT makanya saya ikut. Saya juga tidak tahu, apakah rumah mereka terletak di lingkungan yang padat," kata Edy.
"Saya tidak tahu, tapi karena saya pengurus RT makanya saya ikut. Saya juga tidak tahu, apakah rumah mereka terletak di lingkungan yang padat," kata Edy.
Kebakaran di rumah kontrakan Fitriana terjadi sekitar jam 13.10 WIB. Diduga, kebakaran berawal dari korek api yang dinyalakan oleh salah seorang bocah di sana.
Menurut data yang dihimpun oleh Tim Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi Jakarta sebelum kebakaran diduga anak kecil tersebut sedang bermain api, kemudian percikan api menyambar rumah dan dengan cepat api membesar.
Menurut data yang dihimpun oleh Tim Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi Jakarta sebelum kebakaran diduga anak kecil tersebut sedang bermain api, kemudian percikan api menyambar rumah dan dengan cepat api membesar.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
-
Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum
-
Tragedi Karhutla Kubu Raya, Kasim Meninggal Saat Bantu Petugas Jinakkan Api
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD
-
2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz
-
Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027