News / Nasional
Selasa, 08 Agustus 2017 | 15:46 WIB
Konferensi pers Partai Nasdem terkait pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat, di kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Senin (7/8/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - ‎Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto mengatakan, Partai politik harusnya memberikan pendidikan politik yang benar dan jujur kepada rakyat. ‎Sehingga membentuk kadernya yang benar dan jujur.

Hal itu dikatakan Didik menanggapi ‎pernyataan Ketua DPP Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat. Laiskodat menyatakan kalau PAN, Demokrat, Gerindra dan PKS adalah partai yang intoleran.

"‎Parpol harus memberikan pendidikan politik yang benar dan jujur kepada rakyat. Tentu itu standing norma dan tanggung jawabnya. Politisi juga harus punya kejujuran nurani, sikap kesatria serta kenegarawannya. Tentu standing politik yang jujur dan negarawan akan menjadikan tolak ukur representasi niat, tujuan dan nilai-nilai ideal dalam berpolitik," kata Didik dihubungi, Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Johnny G. Plate mengatakan Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat tidak perlu minta maaf atas peristiwa ini.

"Siapa yang harus minta maaf? Nggak perlu. Karena kita nggak ada salah kok," ujar Johnny di DPP Partai NasDem, Jalan RP Soeroso Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

Menurut Johny, rekaman pidato Viktor yang sudah menyebar luas di media sosial itu merupakan hasil editan. Oknum tersebut, kata dia, yang seharusnya minta maaf karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Yang minta maaf yang buat itu harusnya. Ya kita korban dong. Kita dirugikan dengan viral yang berkembang ini," imbuhnya.

Dalam rekaman video pidatonya yang tersebar di media sosial, Victor mengatakan bahwa kelompok ekstrimis mulai bangkit di Indonesia. Kelompok itu mengusung sistem khilafah dan ingin mendirikan negara Islam. Sementara partai yang mendukung kelompok itu adalah Partai Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN.

Baca Juga: PAN Ingin Nasdem Cukup Minta Maaf soal Viktor Laiskodat

Load More