Suara.com - Perenang nasional Indra Gunawan pertahankan medali emas nomor 50 meter gaya dada putra pada SEA Games 2017 Malaysia, Sabtu (26/8/2017) malam.
Bertanding di National Aquatic Centre, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Indra menyentuh finis pertama dengan catatan waktu 28,25 detik.
Disusul kemudian oleh perenang Filipina, James Deiparine, yang mencatat waktu 28,60 detik dan Chien Yin Lionel Khoo (Singapura) yang meraih perunggu dengan waktu 28,63 detik.
Emas ini jadi yang ketiga didapat Indra secara berturut-turut di arena SEA Games--pada SEA Games 2013 Myanmar, nomor 50 meter gaya dada putra tidak dimainkan.
"Saya kurang puas dengan pencapaian waktu ini. Tapi, setidaknya saya dapat menyumbangkan medali emas dan perjuangan latihan saya tidak sia-sia," kata Indra seusai perlombaan, dikutip dari Antara.
"Sebenarnya saya ingin mencetak rekor nasional yaitu 27,8 detik," ujar perenang yang meraih medali emas 50 meter gaya dada pada SEA Games 2011 dan SEA Games 2015.
Dilanjutkan Indra, dia berharap atlet-atlet lain cabang renang Indonesia juga terpacu untuk lebih berprestasi.
"Saya ingin mereka giat berlatih sehingga saya dapat pensiun," ujar atlet berusia 29 tahun itu.
Tim renang Indonesia, pada perlombaan hari ini, menambah perolehan satu medali emas, satu medali perak, satu medali perunggu. Tim renang Indonesia menyumbang total empat medali emas, 11 medali perak, dan 10 medali perunggu.
Baca Juga: Sebut Trio Belanda Milik Inter Milan, Erick Thohir Dicibir
Medali perak tim renang Indonesia pada perlombaan hari terakhir disumbang tim estafet putra yang terdiri dari I-Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel Yus, Glenn Victor Sutanto, dan Triady Fauzi Sidiq.
Tim estafet sekaligus mencetak rekor nasional pada nomor estafet 4x100 meter gaya ganti dengan catatan tiga menit 40,34 detik. Rekor lama tiga menit 41,35 detik.
Sedangkan medali emas diraih Singapura yang diperkuat juara Olimpiade Joseph Schooling sekaligus mencatat rekor SEA Games 3 menit 37,46 detik.
Berikut video penyerahan medali cabang renang nomor 50 meter gaya dada putra:
Tag
Berita Terkait
-
Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025
-
Kisah Inspiratif Eliana: Dari Buruh Cuci Kini Raih Emas ASEAN Para Games 2025
-
UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali
-
ASEAN Para Games 2025: Kunci Dua Emas dan Misi Sapu Bersih Para Judo Indonesia
-
ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua