Suara.com - Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Warga Kampung Baru (AM-PWKB) menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta, Senin (27/8/2017).
Mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan pejabat pemerintah terkait untuk membatalkan dan mengkaji ulang penerbitan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1323 Tahun 2017 Tentang Penyerahan dan Pelepasan Hak Atas Tanah Jalan MHT seluas sekitar 541 m2 yang terletak di Jalan Pulomas Selatan, Kampung Baru RT 016/07, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur kepada Nurdin Tampubolon pada 11 Juli 2017.
Salah satu orator dari Aliansi Masyarakat Peduli Warga Kampung Baru, Rahim Key mengatakan akibat dari keputusan tersebut, Jalan MHT kini ditutup oleh PT Nurdin Tampubolon Fam sejak 3 Agustus 2017. Jalan tersebut kata Rahim telah ditembok.
"Aksi ini dilakukan warga Kampung Baru karena jalan tersebut, tiba-tiba ditutup oleh PT NTF," ujar Rahim di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (28/8/2017).
Rahim menerangkan Jalan MHT yang kini telah ditutup sebelumnya merupakan Jalan Swadaya yang kemudian diganti menjadi Jalan MHT ketika Gubernur Jakarta era Ali Sadikin.
Tanah jalan MHT tersebut akhirnya dibeli PT NTH yang dimiliki politisi Hanura Nurdin Tampubolon dan melalui PT NTH, Nurdin membebaskan lahan yang berada di RT 011 dan 016 RW 07, Kayu Putih, Jakarta Timur untuk kepentingan pembangunan gedung kantor.
Namun, PT NTF tidak pernah melakukan sosialisasi kepada warga dan warga tidak pernah menyetujui untuk pembebasan lahan.
"Kami tidak pernah memberikan persetujuan apapun atas penutupan akses jalan warga. Ketika tanah dibeli, seolah dapat persetujuan warga," ucap Rahim.
Lebih lanjut Rahim menuturkan pihaknya akan memproses secara hukum terhadap oknum yang telah memperjualbelikan jalan warga atau setidaktidaknya yang memfasilitasi mengarahkan dan memaksa dengan kewenangannya, yang menjadikan jalan warga tersebut terjual.
Baca Juga: Anies Minta Ahok Tahan Kebijakan Penggusuran di Sisa Menjabat
"Kami juga meminta kepada pihak-pihak terkait untuk mengembalikan hak warga atas jalan, karena akibat penutupan jalan tersebut tidak ada lagi fungsi sosial atas tanah tersebut dan menghambat perekonomian dan kesejahteraan warga Kampung Baru Kelurahan Kayu Putih Jakarta Timur," tandasnya.
Foto ke dua foto Lokasi Penutupan Jalan MHT, yang terletak di Jalan Pulomas Selatan, Kampung Baru RT 016/07, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur oleh PT MHT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang