Suara.com - Kontingen Indonesia gagal mencapai target finis di empat besar dan meraih 55 medali emas di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Hingga H-1 jelang penutupan, Selasa (29/8/2017), Indonesia baru mengumpulkan 38 medali emas, 62 perak, dan 89 perunggu.
Pencapaian itu membuat Merah Putih masih bertengger di urutan kelima klasemen perolehan medali. Sedangkan, pada hari ini, Rabu (30/8/2017), hanya ada tujuh medali emas tersisa yang diperebutkan.
Medali tersebut akan diperebutkan di tiga cabang olahraga, yakni diving (2 emas), short track speed skating (4), dan angkat besi (1).
Sementara itu, pada pertandingan SEA Games 2017 kemarin, Indonesia berhasil mendapatkan tambahan enam emas. Diantaranya disumbangkan oleh Muhammad Zahidi Putu Pranoto (ski air jumping putra), Wewey Wita (pencak silat nomor tarung kelas B 50-55 kg putri), dan Deni (angkat besi kelas 69 kg putra).
Tiga emas lainnya masing-masing diraih oleh Jonatan Christie (bulutangkis tunggal putra), I Ketut Ariana (angkat besi kelas 77 kg putra), dan Ibrahim Zarman (taekwondo kelas bantam 63 kg putra).
Berikut klasemen sementara medali yang dipantau Suara.com dari situs resmi SEA Games 2017 hingga, Rabu (30/8/2017) pukul 07.00 WIB:
|
No |
Negara |
Emas Baca Juga: Tiba di Tanah Air, Owi/Butet Kasih Wejangan buat Para Junior |
Perak |
Perunggu |
Total |
|
1 |
Malaysia |
140 |
Berita Terkait
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar