Suara.com - Rumah mantan Senior Vice President Asset Management PT Pertamina, Gathot Harsono, lagi-lagi digeledah penyidik Bareskrim Polri, Rabu (30/8/2017).
Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi penjualan aset Pertamina berupa lahan seluas 1.088 meter di Simprug, Jakarta Selatan.
"Sekarang penggeledahan lagi di tempat lainnya," kata Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Kombes Indarto, Rabu (30/8/2017).
Menurut Indarto, kediaman Gathot yang digeledah terletak di kawasan Bumi Serpong Damai, di daerah Tangerang Selatan, Banten.
Sebelumnya, Selasa (29/8/2017) penyidik juga sudah melakukan penggeledahan di tempat tinggal Gathot lainnya, yakni di Bilangan Slipi, Jakarta Barat.
Indarto menerangkan, tujuan dari penggeladahan tersebut yaitu untuk menemukan jejak Gathot yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Penggeledahan ini juga utamanya mencari tersangka Gathot, dan bukti yang bisa membantu menunjukan keberadaan Gathot," ujar Indarto.
Gathot Harsono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset Pertamina pada tahun 2011.
Ia dijadikan tersangka berdasarkan hasil gelar perkara 15 Juni 2017, dan juga laporan hasil perhitungan sementara kerugian negara Badan Pemeriksa Keuangan.
Baca Juga: Golkar Jawa Tengah akan Selidiki Kasus Korupsi Wali Kota Tegal
Barang bukti yang disita polisi yaitu berupa tanah seluas 1.088 meter persegi di Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dan juga sejumlah barang bukti lainnya seperti surat berharga berupa dokumen penjualan tanah yang diperoleh ketika penyidik melakukan penggeledahan di kantor Pertamina.
Berita Terkait
-
Bareskrim Cari Pemilik Akun Fanpage Penyuka Kutang Anak Laki-laki
-
First Travel Manfaatkan Ketenaran Artis untuk Tipu Calon Jamaah
-
Luapkan Amarah, Kuli Bangunan 'Selfie' di Mobil Bos First Travel
-
Kejagung: Ada Tersangka Baru di Kasus Korupsi Dapen Pertamina
-
Ini Target Pertamina Untuk Program Indonesia Satu Harga di 2019
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas