Suara.com - Anggota Komnas HAM, Natalius Pigai mengungkapkan, gerombolan orang tak dikenal yang menggeruduk kantor YLBHI anggota FPI. Namun, menurut Pigai, gerombolan yang dari FPI lebih tertib dan bisa diatur dibandingkan dari ormas lain.
Menurutnya, kericuhan terjadi karena ada dari gerombolan tersebut dari kelompok ormas lain di luar FPI.
"Massa FPI sedikit lebih tertib, mereka ikut komando. Tapi untuk massa yang lain banyak tidak tertib. Saya lihat ada orang-oorang di luar FPI yang menurut saya perlu dicari tahu, mereka ini siapa," ujar dia.
Aksi gerombolan orang tak dikenal kenal ini berujung ricuh di depan kantor YLBHI. Bentrok terjadi antara gerombolan orang tak dikenal ini dengan aparat kepolisian.
Pantauan Suara.com di lokasi, kericuhan terjadi saat gerombolan massa yang diperkirakan sebanyak 300 orang ini mendesak ingin masuk gedung YLBHI, namun ditahan oleh aparat Kepolisian. Namun gerombolan ini melempar aparat Kepolisian dengan batu.
Sejumlah aparat tampak terluka, sedangkan gerombolan massa ini dibubarkan oleh aparat yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz dengan tembakan gas air mata dan semprotan menggunakan mobil barakuda.
Sebelumnya Kapolres, Dandim Jakarta Pusat dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz telah meminta pimpinan gerombolan tersebut untuk membubarkan massanya. Namun gerombolan ini tetap tidak mau bubar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!