Suara.com - Pemilik sekaligus pengelola laman kontroversial nikahsirri.com, Aris Wahyudi, telah ditetapkan polisi menjadi tersangka kasus pornografi.
Rani, istri Aris, sembari berurai air mata, menuturkan permintaan maaf atas perilaku suaminya. Kepada wartawan yang mendatangi rumahnya di Perumahan TNI AU Angkasa Puri, Jatiasih, Bekasi, Senin (25/9/2017), menuturkan sang suami menderita penyakit kejiwaan.
"Suami saya sudah gila sejak dia kalah dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Banyumas tahun 2008,” tukasnya.
Ia mengakui sebarnya tak lagi kuat menghadapi sang suami, terutama ketika membuat dan mengelola laman nikahsirri.com yang diduga merupakan sarana prostitusi terselubung.
Rani sendiri mengklaim tak tahu menahu mengenai laman yang dibuat oleh sang suami. Sebab, Aris tak pernah menceritakan aktivitasnya mengenai laman itu kepada dirinya.
Mengenai klaim penyakit kejiwaan Aris, Rani menuturkan hal itu ditunjukkan oleh perubahan perangai sang suami.
“Setiap hari saya bareng dia. Kadang-kadang gila, kadang normal. Kegilaannya terlihat sewaktu dia menerbitkan buku dan terakhi kasus ini (laman nikahsirri.com). Tapi dia tak pernah kasar kepada keluarga,” tuturnya.
Rani lantas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tindakan suaminya.
Baca Juga: 84 Warga Sipil di Suriah Tewas Akibat Serangan Udara Pimpinan AS
"Kepada semua masyarakat Indonesia saya minta maaf. Saya mohon banget mohon dimaafkan. Mohon dibantu biar prosesnya cepat selesai," pintanya.
Selain meminta maaf, Rani juga berharap polisi segera membebaskan sang suami karena Aris adalah tumpuan keluarga untuk mencari nafkah.
"Mudah-mudahan bapak (Aris) buru-buru dibebaskan. Saya juga bingung, karena bapak yang cari nafkah buat saya, anak-anak saya. Saya juga bingung kalau bapak sampai ditahan, saya tak tahu, sebulan dua bulan ke depan harus makan apa," ujarnya.
Aris ditangkap polisi pada Minggu (24/09/2017), karena laman yang dikelolanya dianggap bermuatan pornografi, eksploitasi anak dan perempuan, dan menawarkan lelang perawan.
Laman yang diluncurkan pada 19 September 2017 tersebut sudah memiliki sekitar 2.700 anggota dan 300 “mitra”—orang yang siap dijadikan istri atau suami siri.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta mengungkapkan, mayoritas anggota laman Nikahsirri.com berjenis kelamin laki-laki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!