Suara.com - Rapat dengar pendapat Komisi III dengan KPK sempat digelar tertutup pada Selasa (26/9/2017) malam. Rapat ini digelar tertutup karena permintaan Anggota Komisi III Aziz Syamsudin, gunama membahas kejanggalan sejumlah kasus korupsi yang ditangani KPK.
Anggota Komisi III Arsul Sani mengatakan, saat rapat tertutup digelar, agenda yang dibahas adalah soal turnamen futsal. Dia tidak mau membocorkan apapun selain agenda futsal tadi.
"Cuma membahas pertandingan futsal antara KPK dan Komisi III," kata Arsul seusai rapat.
Ketua KPK Agus Rahardjo yang ditanya soal agenda lain dalam rapat tertutup itu juga tak menjawab.
"Kan saya tak boleh berbicara soal rapat tertutup. Ini kan rahasia. Nanti aku menyalahi aturan mereka," tukasnya.
Rapat dengar pendapat Komisi III dengan KPK masih berjalan hingga pukul 21.40 WIB sejak dibuka pukul 16.00 WIB, Selasa (26/9/2017).
Menjelang penghujung rapat, politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin meminta rapat digelar tertutup. Padahal agenda rapat akan memasuki pembacaan kesimpulan rapat.
Azis meminta rapat tertutup untuk mempertanyakan kejanggalan-kejanggalan kasus yang ditangani KPK. Dia minta tertutup karena kasus-kasus ini tidak bisa diungkap di publik.
Baca Juga: Rapat Maraton Tiga Hari, Ini Desakan Komisi III ke KPK
Berita Terkait
-
Rapat Maraton Tiga Hari, Ini Desakan Komisi III ke KPK
-
KPK Puas Adu Argumen dengan 3 Ahli yang Dihadirkan Novanto
-
Jadi Tersangka Korupsi, Aziz Syamsudin Minta Bupati Rita Tenang
-
Mau Tagih Janji, RDP Komisi III dan KPK Mendadak Digelar Tertutup
-
KPK Sita Dokumen dari Kantor Bupati Kukar Rita Widyasari
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!