Suara.com - Tan Pwee Sin (67), seorang warga Singapura dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara karena membunuh kucing peliharaan milik tetangganya.
Dilansir dari laman Channelnewsasia, ini bukan kali pertama Tan dijebloskan ke dalam bui. Pada 1996, dia pernah divonis hukuman seumur hidup atas kasus pembunuhan. Tan menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman selama 14 tahun.
Pada 30 Januari 2017, Tan kembali berulah. Dia membunuh kucing milik tetangganya dengan pisau ukir. Alasannya sepele, yakni kesal gara-gara melihat kucingnya bersenggama dengan kucing tetangganya.
Pembunuhan yang dilakukan Tan cukup sadis. Dia menebas perut Vamp, nama si kucing itu, lalu mengeluarkan ususnya.
Sebelum kejadian ini, Tan dan Bakhtiyar, pemilik kucing yang dibunuh, sering bertengkar. Bakhtiyar tak suka Tan acap memberi makan Vamp karena si kucing akan lebih dulu merasa kenyang. Akibatnya, Vamp tak mau menyantap makanan yang telah disediakan tuannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus
-
'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda
-
Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi
-
Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul