Sidang praperadilan Ketua DPR Setya Novanto kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (25/9).
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode M. Syarif berharap keputusan hakim tunggal Cepi Iskandar, sore nanti, berpihak kepada KPK. Sebab, KPK sudah memiliki alat bukti kuat untuk menetapkan Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik.
"Kami berharap bahwa putusan yang dibacakan hakim hari ini berpihak kepada KPK, karena saat kami memutuskan, menetapkan beliau sebagai tersangka kami mempunyai bukti-bukti permulaan yang cukup," kata Syarif di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2017).
Sidang praperadilan yang diajukan Novanto akan diputuskan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sore ini sekitar jam 16.00 WIB.
Syarif menekankan keputusan KPK sudah sesuai prosedur hukum.
"Dan bahkan kami mempunyai bukan bukti-bukti permulaan saja, tapi bukti-bukti substansial yang bahkan kami menyerahkan rekaman kepada pengadilan walaupun hakimnya tidak membolehkan untuk diputar," katanya.
Syarif berharap hakim Cepi memperhatikan semua dalil yang disampaikan pengacara KPK selama persidangan.
"Jadi, mudah-mudahan bapak hakimnya memperhatikan smua dalil-dalil yang disampaikan KPK dan kami berharap untuk keputusan yang seadil-adilnya. Bukan hanya bagi KPK, tapi bagi masyarakat yang E-KTP-nya tertunda," kata Syarief.
"Kami berharap bahwa putusan yang dibacakan hakim hari ini berpihak kepada KPK, karena saat kami memutuskan, menetapkan beliau sebagai tersangka kami mempunyai bukti-bukti permulaan yang cukup," kata Syarif di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2017).
Sidang praperadilan yang diajukan Novanto akan diputuskan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sore ini sekitar jam 16.00 WIB.
Syarif menekankan keputusan KPK sudah sesuai prosedur hukum.
"Dan bahkan kami mempunyai bukan bukti-bukti permulaan saja, tapi bukti-bukti substansial yang bahkan kami menyerahkan rekaman kepada pengadilan walaupun hakimnya tidak membolehkan untuk diputar," katanya.
Syarif berharap hakim Cepi memperhatikan semua dalil yang disampaikan pengacara KPK selama persidangan.
"Jadi, mudah-mudahan bapak hakimnya memperhatikan smua dalil-dalil yang disampaikan KPK dan kami berharap untuk keputusan yang seadil-adilnya. Bukan hanya bagi KPK, tapi bagi masyarakat yang E-KTP-nya tertunda," kata Syarief.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi