Suara.com - Seluruh anggota DPRD DKI Jakarta yang mendapatkan mobil dinas diminta mengembalikan fasilitas itu ke pemprov setempat paling lambat akhir Oktober 2017.
Sekretaris Provinsi Jakarta Saefullah mengatakan, terdapat 101 anggota DPRD yang mendapatkan mobil dinas Toyota Altis.
"Segera kami buat surat edaran. Ini sudah tanggal 4 Oktober ya. Rencananya, saya mau buat surat edaran nanti, (isinya) tanggal 30 Oktober ini harus sudah kembali. Itu tanggal paling lambat," ujar Saefullah di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/10/2017).
Saefullah menjelaskan, surat edaran itu nantinya tidak mengatur soal sanksi untuk anggota dewan jika ada yang mengulur waktu dalam mengembangkan mobil dinas.
Ia mengatakan, penarikan mobil dinas anggota dewan ini ini menyusul disahkannya Peraturan Daerah tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota Dewan.
Perda tersebut, dibuat untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Aturan itu merekomendasikan kenaikan tunjangan setiap anggota dewan, termasuk tunjangan transportasi, yang konsekuensinya adalah mobil dinas harus dikembalikan.
"Kalau pemimpin berhak (pakai mobil dinas). Pemimpin, seperti ketua dan wakil ketua dia pilih mobil, jadi tidak ada uang transportasinya," kata Saefullah.
Baca Juga: Bantah Dipecat Golkar, Yorrys Raweyai: Itu Hoaks
Sementara Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta mobil dinas anggota DPRD yang sudah dikembalikan langsung dilelang.
"Karena nilai mobil semakin tahun semakin turun, maka saya perintahkan lagi langsung dilelang secara terbuka," kata Djarot.
Selain itu, Djarot juga akan mengirimkan surat ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan RI suapaya proses lelang segera dilakukan. Apalagi DKI tidak memiliki tempat penyimpanan mobil mewah.
"Kalau disimpan lama, semakin tahun nilainya akan semakin turun. Apalagi tempat penyimpanannya tidak baik, terkena panas dan hujan. Kecuali kalau pemprov punya showroom (tempat penyimpanan dan pameran mobil)," tandasnya.
Berita Terkait
-
Lihat Kalijodo Sekarang, Djarot Teringat Perjuangan Ahok
-
Resmikan Patung Menembus Batas, Slank 'Goyang' Kalijodo
-
Soal APBD-P 2017, Djarot Ungkap Keberatannya Atas Permintaan DPRD
-
Djarot Minta Mobil Dinas DPRD Dikembalikan Sebelum Tunjangan Naik
-
Hari Batik, Djarot: Ingat, yang Bagus Bikin Batik Cuma Indonesia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos