Suara.com - Direktur Dewan Pemilihan Umum Nasional Venezuela (CNE) Socorro Hernandez pada Sabtu (14/10) waktu setempat, mengumumkan satu kelompok sebanyak 70 pengamat internasional dijadwalkan mengawasi pemilihan regional pada Minggu (15/10/2017) waktu setempat.
Ketika berbicara kepada stasiun media milik negara Venecolana de Television, Hernandez mengatakan anggota Dewan Ahli Pemilihan Umum Amerika Latin (CEELA) telah diundang oleh CNE.
Para pengamat itu akan menyerahkan laporan teknis kepada pemerintah setelah memeriksa landasan teknologi CNE.
Nicanor Moscoso, Presiden CEELA, menambahkan sedikitnya 12 pemeriksaan akan dilakukan dan menjamin proses pemilihan umum tersebut akan "transparan".
Menurut Moscoso, anggota masing-masing partai politik direncanakan ikut dalam pemeriksaan tersebut, dan mereka juga akan menandatangani satu dokumen yang berisi kepercayaan mereka pada sistem itu.
"Kami puas, yakin bahwa besok (Minggu), proses pemilihan akan berlangsung dengan transparansi mutlak. Hasilnya akan menjadi hasil yang benar," kata Presiden CEELA tersebut.
Pada Minggu, lebih dari 18 juta warga negara Venezuela diundang untuk memberi suara mereka guna memilih dari 197 calon yang bersaing memperebutkan 23 kursi gubernur. [Antara]vvv
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat