Suara.com - Perjuangan Suprijadi (52) yang mendorong gerobak berisi putranya, Yanuar (14), untuk berobat ke RSUD dr Soetomo Surabaya karena lumpuh, menggugah rasa kemanusiaan banyak pihak.
Bahkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ikut tergugah dan berupaya membantu warga Madiun tersebut.
Risma—sapaan beken sang wali kota—menyempatkan diri mendatangi Suprijadi dan Yanuar yang tengah dirawat di RSUD dr Soetomo, Jumat (20/10/2017) sore.
Ia juga meminta jajaran pemkot dan RSUD untuk membantu Yanuar hingga benar-benar sembuh.
Sebelum mendatangi Suprijadi dan Yanuar, Risma sempat menelepon langsung Suprijadi untuk memberikan izin anaknya dirawat di RSUD.
"Pak anaknya jangan dibiarkan begitu. Sudah, gak usah mikir, saya yang berdosa, itu tanggungjawabku, Sudah jangan mikir macam-macam. Ayo dibawah ke rumah sakit, biar Linmas yang kawal " kata Risma kepada Suprijadi melalui sambungan telepon, seperti dilansir akun resmi BPB Linmas Surabaya di Facebook.
Suprijadi nekat membawa Yanuar yang sejak umur 3 tahun menderita kelumpuhan, memakai gerobak dari Madiun ke Surabaya, untuk mendapat pengobatan.
Ia melakukan hal tersebut karena tidak memunyai uang untuk menyewa kendaraan bermotor atau memakai angkutan umum demi membawa Yanuar berobat ke RSUD dr Soetomo, Surabaya.
Baca Juga: Suprijadi, Jalan Kaki dari Madiun ke Surabaya Demi Obati Anaknya
Suprijadi mendorong geroboknya dari Saradan, Madiun, ke Kota Surabaya sejak Selasa (17/10) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
”Saya terus dorong gerobak sampai ke Surabay, Rabu (19/10) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Sehari semalam perjalanan. Kalau naik bus, Cuma 4 jam perjalanan,” tuturnya, Jumat (20/10/2017).
Ia menuturkan, ini bukan kali pertama dirinya membawa Yanuar berobat dari Madiun ke Surabaya memakai gerobak.
Pada malam hari saat menempuh perjalanan panjang tersebut, Suprijadi mengakui hanya sempat beristirahat sebentar di pos-pos polisi.
”Biasanya istirahat setengah jam di Pos Polisi Kertosono dan Pos Polisi Krian. Setelahnya lanjut lagi,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub