Suara.com - Perempuan satu anak bernama Emah (31), meminta bantuan uang sekolah untuk anak laki-lakinya ke Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Ia datang ke Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (27/10/2017), bersama dengan anaknya bernama Rahul.
Setelah Anies selesai menjalankan ibadah salat Jumat, ibu berbaju pink itu langsung menghampiri Anies dan menyodorkan surat tidak mampu, fotokopi KTP, dan kartu keluarga.
"Pak ini (menunjukan berkas) buat sekolah, Pak. Nggak ada biaya buat sekolah PAUD," ujar Emah kepada Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Mendengar pengaduan itu, Anies langsung menanyakan permasalahannya dan tempat tinggal Emah. Emah menjelaskan bahwa dia tinggal di kawasan Glodok, Jakarta Barat, dan anaknya berusia 5 tahun.
Dalam kesempatan itu, Anies sempat berbincang dengan Rahul dan menanyakan cita-citanya jika sudah besar nanti.
"Mau jadi polisi, Pak," jawab Rahul.
Anies mengapresiasi cita-cita anak tersebut. Selanjutnya, ia meminta ibu itu untuk duduk menunggu dan akan ada tim yang mengurusi.
Kepada Suara.com, Emah mengaku tidak memiliki biaya untuk memasukkan anaknya ke sekolah PAUD. Hal itu karena ia tidak memiliki pekerjaan tetap.
"Nggak ada biaya. Kan Rahul bapaknya nggak ada. Jadi ini anak ibu (dirinya). Nggak ada biaya, mau makan saja nggak ada," kata dia.
Baca Juga: Anies Minta Jangan Buruk Sangka dengan Loyalitas PNS DKI Jakarta
"Saya mau laporan, saya buat beli tas, buku, apa saja susah. Sandal saja saya dikasih-kasih orang," kata Emah menambahkan.
Emah menjelaskan, setelah mendapat bantuan Anies, dalam waktu dekat rencananya ia mau mendaftarkan anaknya di PAUD, Senin (30/10/2017).
"Biaya uang masuk Rp650 ribu. Per bulan Rp15 ribu," kata dia.
Selain meminta bantuan untuk sekolah anak, Emah juga mengaku berharap mendapat pekerjaan dari Anies. Ia menerangkan, dirinya hanya sendiri menghidupi anaknya karena tidak memiliki suami.
"Justru mau cari kerjaan sama Pak Anies juga. Tapi ijazah (saya) nggak ada, cuma lulusan SD. Saya statusnya gadis, tapi punya anak. Nggak punya suami. Itu (anak) korban (hamil di luar nikah)," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Minta Jangan Buruk Sangka dengan Loyalitas PNS DKI Jakarta
-
Di Depan Anies, Rhoma Irama Minta Muslim Tak Saling Mengkafirkan
-
Dukung Anies-Sandi, Rhoma Irama Pimpin Salat Jumat di Balai Kota
-
Anies, Selendang Warga Bukit Duri, dan Bayi Bernama Sipuing
-
Menang Gugatan, Warga Bukit Duri Tagih Janji Anies-Sandi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki