Suara.com - Pebalap muda Indonesia yang berlaga di ajang Moto2, Dimas Ekky Pratama, tampil melempem saat sesi latihan bebas ketiga (FP3) Moto2 Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (28/10/2017).
Dalam hasil akhir latihan bebas ketiga ini, Dimas menempati posisi 28 atau satu tingkat di atas posisi juru kunci.
Ia hanya mencatat waktu lebih lambat 2,814 dari pelabap peringat satu, Franco Morbidelli. Pada latihan bebas ketiga, catatan lap terbaik Dimas adalah 2 menit 9,419 detik.
Dimas sebenarnya tahun ini “mengaspal” di ajang CEV Moto2 European Championship. Namun, ia mengikuti ajang bergengsi Moto2 untuk menggantikan Jorge Navarro yang absen karena cedera di Phillip Island, Australia, pekan kemarin.
Hasil ini terbilang mengecewakan, karena pada latihan bebas kedua pada Jumat (27/10), Dimas mampu mencatatkan waktu lap 2 menit 27,392 detik sehingga bisa bertengger di posisi 16.
FP# Moto2 di Sirkuit Sepang ini menjadi milik Morbidelli, Fancesco Bagnaia, dan Miguel Oliviera. Selain Morbidelli yang berada di posisi satu, Bagnaia dan Oliviera masing-masing berada di posisi dua dan tiga hasil akhir latihan.
Morbidelli mencati yang tercepat dengan catatan waktu 2 menit 6,605 detik. Ia lebih cepat 0,074 detik dari Bagnaian dan 0,093detik dari Oliviera.
Baca Juga: Indonesia Tak Mau Akui Deklarasi Kemerdekaan Catalonia
Berita Terkait
-
Dua Latihan Awal MotoGP, Sirkuit Sepang Dikuasai Dovizioso
-
Patah Tangan, Pebalap Ini Absen di Balapan MotoGP Malaysia
-
"Gearbox" Rusak, Vettel Terancam Turun 5 Tingkat di Jepang
-
Finis 14 di FP1 Malaysia, Ini 'Curhatan' Pebalap Muda Indonesia
-
Vettel Kuasai FP2, Sean Gelael Kembali Jajal Mobil Toro Rosso
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini