Suara.com - Dewi Sinta (39), pekerja pijat refleksi, meninggal dunia setelah dianiaya suaminya, Agus, Rabu (15/11/2017), pagi.
"Korban ditemukan dalam keadaan telanjang dengan posisi badan di kasur, sedangkan kaki di lantai, dilarikan ke RSPAD dan meninggal," kata Kepala Kepolisian Sektor Kemayoran, Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Muhammad Rhosid.
Pada waktu pertamakali ditemukan, Dewi masih bernafas.
Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, kata Roshid, semalam Dewi masih melayani tamu hingga sekitar pukul 22.30 WIB. Dia kerja di Jalan Sukamulya, nomor 19, RT 1, RW 1, Kelurahan Harapan Mulia, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat
Dini hari tadi, Agus mengunjungi Dewi di tempat kerjanya. Tak lama kemudian, keduanya cekcok mulut.
"Itu suaminya Agus datang menemui korban ke kamar kerja. Ada saksi mendengar suara gaduh seperti ada tindakan fisik," kata Roshid.
Sekitar pukul 02.00 WIB, Agus menjambak rambut Dewi dan menariknya agar keuar dari kamar kerja.
"Korban ditarik keluar oleh suaminya dengan menarik rambut korban. Korban juga diseret. Leher korban juga di injak di depan meja kasir sambil ditutup jaket kepala korban," ujar Roshid.
Setelah itu, Roshid kembali menarik Dewi masuk lagi ke kamar kerja. Sekitar pukul 04.00 WIB, Roshid terihat pergi dari sana.
Sekitar jam 06.30 WIB, saksi menemukan Dewi tak berdaya. Mulutnya mengeluarkan busa.
"Ibu Yanti melihat korban mengeluarkan busa dari mulut. Jam 06.30 WIB korban dibawa ke rumah sakit," ujar Roshid.
Setelah kasus dilaporkan ke polisi, petugas mencari Agus di rumahnya.
"Amankan pelaku (Agus) di rumahnya. Sekarang sudah di Polsek Kemayoran," ujar Roshid.
Berita Terkait
-
Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami
-
Viral Kisah Pria Bunuh Teman Perkara Hotspot, Sebelum Itu Paksa Istri Layani Nafsu Bejat Korban
-
Mustahil Dideportasi, Praktisi Hukum Tegaskan WNA Pembunuh Cucu Mpok Nori Tetap Diadili di Indonesia
-
Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok
-
Sebelum Bunuh Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Diduga KDRT hingga Paksa Gugurkan Kandungan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo