Suara.com - Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggerebek gudang dan toko yang diduga menjual barang kosmetik ilegal di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Karawang, Senin (11/12/2017).
"Barang-barang kosmetik diduga ilegal itu dipasarkan melalui online," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus.
Penggerebekan itu dilakukan setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat kalau ada sekelompok orang yang diduga telah memperjualbelikan barang kosmetik tanpa izin atau ilegal.
Gudang dan toko kosmetik diduga ilegal tersebut berlokasi di Dusun Belendung, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tempuran, Karawang.
Menurut dia, toko tersebut menjual berbagai jenis kosmetik secara online dan menjual beberapa jenis kosmetik yang diduga tidak memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Ia menyatakan, toko tersebut menjual kosmetik impor yang tidak dilengkapi BPOM dan memiliki gudang penyimpanan barang kosmetik ilegal.
"Pemilik gudang mengaku sudah melakukan usaha penjualan kosmetik sejak 1,5 tahun yang lalu," kata dia.
Dalam penggerebekan itu, polisi menyita 48 merk jenis produk kosmetik. Seluruh barang bukti itu dibawa ke Mapolres Karawang.
"Pemilik dan beberapa karyawannya juga sudah dibawa ke Polres Karawang untuk dimintai keterangan," katanya.
Baca Juga: Produk Kosmetik Airish London Kini Hadir di Indonesia
Atas tindakannya itu, pemilik gudang diancam Undang Undang Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan dan Undang Undang Nomor 8 tahun 1998 tentang Perlindungan Konsumen. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang