News / Metropolitan
Selasa, 12 Desember 2017 | 18:26 WIB
Gubernur Jakarta Anies Baswedan [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan menceritakan kenapa dia menuliskan pesan untuk mengapresiasi para petugas dan relawan yang ikut menangani banjir di Jakarta sepanjang siang hingga malam hari, kemarin.

"Mereka hujan-hujan, mereka bekerja tengah malam, dan mereka berbasah-basah untuk memastikan Jakarta bisa kering," ujar Anies seusai menghadiri acara di Britama Arena Sport Mall Kelapa Gading, Jalan Raya Kelapa Nias Blok HF 3, Jakarta Utara, Selasa (12/12/2017).

"Sering kali kita melewatkan untuk memberikan apresiasi kepada mereka. Mereka lah garda terdepan, petugas kesehatan kita stand by 24 jam," Anies menambahkan.

Anies menyebut petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum, PHL Dinas Sumber Daya Air, PHL Dinas Bina Marga, dan masyarakat bekerjasama menangani banjir.

"Pasukan oranye, pasukan biru, pasukan kuning, yang semuanya terlihat di lapangan dan kita sudah apresiasi kepada mereka. Jadi di jalan saya tuliskan terima kasih kepada mereka sambil mari kita terus jaga kewaspadaan," kata Anies.

Menurut Anies mereka pantas mendapatkan apresiasi. Yang bekerja, bukan hanya pejabat, tetapi juga masyarakat.

"Kami harus lebih sering mengekspresikan orang-orang yang bekerja. Yang banyak kelihatan, yang banyak diwawancara kan gubernur, (padahal) ada ribuan orang (yang berjasa) dan saya sampaikan terima kasih, tadi malam bekerja sampai pagi," katanya.

Pesan tertulis Anies viral sejak pagi tadi.

Wakil Ketua DPRD Jakarta Mohamad Taufik menyoroti genangan air di terowongan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, kemarin, akibat dua pompa penyedot air tidak berfungsi. Padahal, kata dia, seharusnya Dinas Sumber Daya Air lebih dini melakukan antisipasi.

"Itu kan kemarin (banjir) penyebabnya apa? pompa kan? Artinya pompanya harus dihidupin. Gitu saja. Kan ini pompanya mati. Ya mesti ditindak orang yang bertanggung jawab atas hidupnya pompa itu," ujar Taufik kepada Suara.com,

Ketika ditemui Suara.com, Taufik ikut menghadiri acara di Britama Arena Sport Mall Kelapa Gading bersama Anies.

Sedangkan genangan di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, menurut Taufik, terjadi karena saluran air tidak berfungsi dengan baik lantaran sedang berlangsung pengerjaan proyek light rail transit.

"Itu kenapa penyebab banjrnya?, jadi mesti dicari penyebabnya. Kalau (penyebabnya) karena pembangunan, itu mesti diberesin," katanya.

"Saya kira (Anies) harus menindak orang yang tidak bertanggung jawab atas pekerjaannya," Taufik menambahkan.

Kemarin sore, Anies meninjau rumah pompa Dukuh Atas.

"Ternyata dari enam pompa hanya dua yang berfungsi dengan baik. Yang lainnya ada masalah, pompanya, panelnya. Tapi intinya tidak berfungsi," ujar Anies di Dukuh Atas.

Anies mengatakan petugas sudah melaporkan kerusakan pompa rusak sejak 22 Oktober 2017 lalu, tetapi ternyata tidak ditindaklanjuti Dinas Sumber Daya Air Jakarta.

Load More