Suara.com - Taburan prestasi membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan intensif raih penghargaan, 13 hari sekali.
Dengan jumlah penghargaan mencapai 250 buah dalam durasi kepemimpinan menginjak tahun ke-9, jika dianggap 1 tahun 365 hari dikalikan sembilan tahun dibagi 250 penghargaan, maka muncul angka 13 hari sekali peroleh penghargaan.
Data Humas Jabar menunjukkan, penghargaan pertama diraih tahun 2008 lalu yakni tiga besar Pemeringkatan E-Government Indonesia dari Departemen Komunikasi Informatika. Sementara capaian terakhir, 8 Desember 2017 lalu, adalah Penghargaan Produktivitas Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Jika diurut berdasarkan tahunnnya, maka penghargaan dimulai tahun 2008 dengan 5 penghargaan, 2009 (9), 2010 (12), 2011 (31), 2012 (37), 2013 (34), 2014 (40), 2015 (21), dan 2016 (6). Adapun rekapitulasi data tahun 2017 masih dilakukan.
Dari semuanya itu, banyak penghargaan utama diperoleh seperti pemerintah provinsi berkinerja terbaik secara nasional dua tahun berturut-turut (2016-2017) yang diberikan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang mewakili Presiden RI Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXI tahun 2017 di Alun-alun Kota Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (25/4/2017).
Selain itu, Pemprov Jabar juga menjadi pemda paling sering meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama enam kali berturut-turut dari tahun 2011-2016, yang terakhir penghargaannya diberikan Presiden RI Joko Widodo kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/09/2017).
Aher mengatakan, raihan provinsi kinerja terbaik antara lain berkat program inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi yang telah berjalan sukses. Seperti tiga aplikasi pelayanan publik yang baru-baru ini telah diadopsi oleh 17 provinsi di Indonesia dan menjadi pilot project KPK dalam pencegahan tindak korupsi. Aplikasi tersebut yakni pelayanan perizinan terpadu satu pintu, aplikasi sasaran kinerja pegawai online berbasis tunjangan perbaikan penghasilan pegawai dan aplikasi e-samsat.
Sementara raihan opini WTP menggambarkan akuntabilitas kinerja dalam laporan keuangan dan hasil kerja di lapangan berupa terwujudnya pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat Jabar.
"Tentu WTP ini menggambarkan bahwa akuntabilitas dan hasil kerja kita di lapangan telah sesuai. Dari sejak perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan anggaran termasuk evaluasi keuangan dan evaluasi kinerja, betul-betul menggambarkan apa yang dikerjakan sesungguhnya secara efektif, efisien, dan adil," katanya di Bandung, Selasa (12/12/2017).
Dari sisi sebaran bidang, penghargaan yang diraih pun sudah representatif. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, budaya, ekonomi, pariwisata, hingga agama, seluruhnya telah diperoleh oleh Pemprov Jabar.
Aher menambahkan, penghargaan yang diraihnya merupakan prestasi para aparatur sipil negara yang dianggapnya telah bekerja dengan baik.
"Gubernur hanya terkena dampak baik saja, padahal yang bekerja adalah ASN dan masyarakat," katanya, seraya mengatakan destinasi pariwisata Jabar pun kini tak hanya kawasan Bandung Raya namun juga menyebar ke wilayah lainnya di provinsi tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran