Suara.com - Penyidik Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial RS (40) lantaran dianggap telah menyebarkan ujaran kebencian melalui akun Facebook.
"RS ditangkap terkait kasus hate speech," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (21/12/2017).
Salah satu konten ujaran kebencian yang diunggah pelaku yakni berkaitan dengan PDI Perjuangan. Pelaku diduga sengaja mengubah foto sebuah baliho dan menggantinya dengan tulisan yang bermuatan SARA.
"PDIP tidak butuh suara umat muslim, itu salah satunya (konten hate speech yang diunggah)," kata Argo
Polisi menangkap pelaku di kawasan Ciparay, Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/12/2017) setelah melacak akun FB milik RS.
"Saat ini sudah diamankan di Polda Metro," kata dia.
Terkait kasus ini, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Berita Terkait
-
PDIP Respon Nama Ganjar Pranowo Disebut-sebut dalam Kasus e-KTP
-
Diisukan Bakal Diusung Golkar-PDI ke Jabar 1, Ini Komentar Dedi
-
Di Ponsel Penyusup Istana Ditemukan Ancaman Pembunuhan Jokowi
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Kabar PDIP Koalisi dengan Golkar
-
Kesal Ditilang, Perempuan Ini Ditangkap karena Sebar Kebencian
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker