Suara.com - Manajer Operasional Umroh PT. Medina Zein Global Travelindo bernama Hermansyah (28) memalsukan tiket maskapai dan pengurusan visa terhadap 75 jamaah umroh. Polisi menetapkan dia sebagai tersangka.
Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan mengatakan penipuan itu dilakukan saat tersangka diminta Direktur PT. Medina Zein Global Travelindo, Lukmanulhakim memesan tiket keberangkatan para jamaah umroh pertengahan November 2017 lalu.
Namun calon jamaah yang menggunakan jasa perusahaan travel umroh tersebut tidak dapat berangkat ke tanah suci, lantaran tiket yang digunakan palsu.
"Ternyata ada penyelewengan jabatan yang dilakukan oleh pihak travel dia itu. Si manajer (Hermansyah) ini yang melakukan penyelewengan tanpa sepengetahuan direktur. Ada puluhan jamaah yang tiketnya dipalsukan," kata Yusep saat dihubungi, Kamis (28/12/2017).
Dari aksi penipuan itu, perusahaan travel tersebut mengalami kerugian sebesar Rp623 juta karena harus memberangkatkan puluhan calon jamaah yang sudah memesan tiket.
"Sudah berangkat semua. Karena pihak travel langsung mengganti kerugian dan jamaah sudah diberangkatkan semua," kata Yusep.
Yusep menyampaikan, dari hasil penelusuran, Hermansyah juga diduga pernah melakukan penyelewengan jabatan di perusahaan travel umroh lain. Namun, dugaan tersebut masih diselidiki lagi.
"Ternyata si manajer ini sebelumnya sudah pernah kasus di travel-travel lainnya. Dia sudah pindah-pindah di beberapa travel," kata dia.
Dalam kasus ini, tersangka telah dilakukan penahanan dan dikenakan Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Dokumen dan atau Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan Dalam Jabatan.
Baca Juga: PHL Pemprov DKI Ini dapat Kue Ultah dari Ahok dan Umroh Gratis
"Sudah (ditahan). Sekarang ada di Polresta Bandara Soetta," kata Yusep.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak