Suara.com - Tragedi terjadi di New Jersey, Amerika Serikat, saat perayaan malam tahun baru 2018.
Seorang bocah laki-laki berusia 16 tahun, menembak seluruh keluarganya, Minggu (31/12/2017) malam. Akibatnya, kedua orang tua, saudara perempuan, dan satu teman keluarganya tewas.
Bocah itu, seperti dilansir CBS News, Senin (1/1/2017), menembak seluruh anggota keluarganya memakai senjata semi-otomatis. Kekinian, ia harus menghadapi persidangan di pengadilan.
"Peristiwa itu terjadi 20 menit sebelum pergantian tahun. ia menembak seluruh anggota keluarganya di rumah, Long Branch," kata jaksa penuntut umum Monmouth County, Chris Gramiccioni.
Ia mengatakan, motif bocah itu membunuh seluruh keluarganya belum bisa dipastikan. Sementara senjata yang digunakannya tercatat legal atas nama sang ayah.
Korban tewas dalam insiden tersebut adalah Steven Kologi (44) ayah bocah itu; Linda Kologi (42) ibu pelaku; Brittany, kakak perempuannya; dan, Mary Schultz, perempuan berusia 70 tahun yang tinggal bersama keluarga tersebut.
"Polisi mengetahui hal itu setelah menanggapi pengaduan dari nomor telepon darurat 911 pukul 23.30 malam. Penelepon adalah tetangga mereka yang mendengar suara tembakan," terangnya.
Kakek dan saudara laki-laki pelaku luput dari peristiwa tragis itu karena sedang tak berada di dalam rumah.
Baca Juga: PM Israel Berharap Demonstran Bisa Jatuhkan Rezim di Iran
Seorang tetangga mereka kepada CBS News mengatakan, suasana sangat mencekam setelah ia mendengar suara tembakan di rumah keluarga Kologi.
"Setelah mendengar suara tembakan, aku keluar rumah untuk memeriksa keadaan. Polisi sudah banyak yang datang," kata James Roskowinski.
Walter Montelione, sepupu Linda Kologi, menangis saat diwawancarai CBS New York melalui telepon.
"Keluarga Kologi sangat baik, mereka penuh kasih sayang dan keceriaan dengan semua anak-anaknya. Dia (pelaku) juga anak yang baik. Dia memunyai gangguan dalam belajar, tapi dia bisa membedakan mana yang salah dan benar," tuturnya.
Berita Terkait
-
Pembunuh Sadis Sales Buku Kaligrafi Ditangkap Jelang Ijab Kabul
-
Cinta Dibunuh Gigolo karena Bilang 'Belum Pakai Baju Sudah Nagih'
-
Reaksi Alfius saat Dipertemukan dengan Gigolo Pembunuh Istrinya
-
Polisi Kumpulkan Bukti Pembunuhan Tukang Service AC
-
Kondisi Terkini Balita yang Saksikan Ibunya Dibunuh Gigolo
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Terkini
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon