Suara.com - AM (20) dikawal empat anggota polisi ketika dibawa ke gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Minggu (7/1/2018). Sebelum memasuki ruangan, salah seorang anggota polisi memberikan masker penutup wajah AM.
Kedua tangan AM diborgol. Dia terus menerus menunduk untuk menghindari sorotan kamera wartawan.
Kasus yang menjerat AM tidak main-main. Dia dijerat kasus pembunuhan terhadap arstitek bernama Feri Firman Hadi (50) di Perumahan Poin Mas, blok A2, nomor 5 RT 1, RW 11, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok. Pembunuhan berlangsung pada 11 Desember 2017.
Setelah konferensi pers memasuki tahap akhir, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono meminta AM bicara.
AM mengaku selama kabur tiga minggu, hidupnya tidak tenang.
"Jujur saya nyesel banget, tiap malam kepikiran, tidur nggak tenang," kata AM.
"Melihat keluarga menderita gara-gara saya."
Lalu, dia menceritakan motivasinya menghabisi Feri. Dia mengaku tersinggung dengan ucapan Feri pada waktu AM benar-benar membutuhkan uang untuk membayar uang sewa kontrakan yang sudah menunggak selama dua bulan.
"Intinya spontan saja. Kalap saja seperti itu," kata dia.
Pekerjaan AM sehari-harinya menjadi tukang pijat. AM merupakan lulusan sekolah dasar. Dia sudah dua bulan terakhir sering memijat Feri.
Feri kabur dengan maksud untuk menghilangkan jejak. Tapi polisi lebih pintar. Mayoritas kasus pembunuhan pasti meninggalkan jejak.
Jasad Feri ditemukan sudah membusuk pada Rabu (3/1/2018). Ciri-ciri yang membuat polisi menyimpulkan Feri menjadi korban pembunuhan, antara lain luka pada leher, gunting, dan bercak darah di sofa.
Feri dibekuk di Kampung Bojong Desa Sukamulih, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/1/2018).
Berita Terkait
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Wali Kota Ungkap Penyebab Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru
-
Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana, Bahas Arah Strategi Pertahanan
-
Habiburokhman Tanggapi SP3 Kasus Ijazah Jokowi yang Libatkan Eggy Sudjana
-
5 Gerak Cepat Sufmi Dasco Ahmad untuk Percepatan Pemulihan Aceh
-
Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari
-
Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta - Makassar Hilang Kontak di Maros Pangkep
-
Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua
-
Rekayasa Lalu Lintas Bakal Diberlakukan di Kota Tua Mulai Akhir Januari, Cek Jadwalnya!
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj