Suara.com - Pelaku pencurian tali pocong jenazah almarhum M. Hendra, MI (35), diketahui merupakan teman korban yang sudah saling mengenal sejak enam bulan lalu.
MI membongkar makam dan mencuri tali pocong Hendra pada, Jumat (29/12/2017) sekitar pukul 00.30 WIB, sebelum berhasil diringkus Kepolisian Resor Tangerang Selatan pada, Jumat (5/1/2018) lalu.
"Delapan hari kami kerja keras bersama Polsek Ciputat dan akhirnya menangkap pelaku. Itu dari 35 saksi yang sudah kami periksa," kata Kapolres Tangerang Selatan, Kombes Fadli Widiyanto, di Polres Tanggerang Selatan, Senin (8/1/2018).
"Itu pelaku sahabat almarhum. Almarhum sudah kurang lebih lima tahun pisah dengan istrinya, tinggal di Musala dan ditampung oleh warga sekitar pemakaman," lanjut Fadli.
Sebelum meninggal karena sakit pada, Kamis (28/12/2017), almarhum diketahui sudah sekitar setahun tinggal di Musala yang berada tidak jauh dari kompleks pemakaman.
Semula, kata Fadli, pelaku tidak tahu jika sahabatnya itu meninggal. MI baru mengetahui dari neneknya yang tinggal satu rumah dengannya.
Mendengar kabar itu, pelaku lantas mendatangi makam Hendra pada Jumat tengah malam. Bukannya mendoakan almarhum temannya, MI malah membongkar makam dan mengambil empat tali pocong Hendra.
"Itu sekitar jam 00.30 WIB, pelaku datang sendiri. Dia memakai kayu nangka sama memakai tangganya untuk menggali makam almarhum," Fadli menerangkan.
"Itu dia 3 jam gali kuburan, mengambil empat tali pocong, di bagian kepala, leher dan dada jenazah almarhum," sambungnya.
Baca Juga: Ahok Gugat Cerai Vero, Begini Reaksi Eks Pendukung Ahok
Foto: MI (35), pelaku pembongkaran makam dan pencurian tali pocong jenazah almarhum M. Hendra, di Polres Tangerang Selatan, Senin (8/1/2018). [Suara.com/Welly Hidayat]
Lantaran waktu sudah mendekati Subuh, dimana banyak orang sudah mulai beraktivitas, pelaku yang khawatir ketahuan warga, seketika meninggalkan lokasi pemakaman dan tidak sempat membereskan makam tersebut.
"Setelah mencuri karena sudah mendekati subuh. Kemudian tersangka kabur dan selanjutnya tali pocong disimpan dalam plastik dan ditaruh di dalam kantong jaket yang dia pakai," ujar Fadli.
Fadli menambahkan, MI sempat beristirahat di sebuah gubuk yang tidak jauh dari pemakaman setelah mencuri tali pocong.
"Itu pelaku istirahat 30 menit digubuk, enggak jauh dari pemakaman. Selanjutnya pulang ke rumah neneknya untuk mengganti baju. Terus disimpan tali pocongnya di rumah," ujar Fadli.
Berita Terkait
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane
-
Polisi Setop Penyelidikan Kasus Guru di Tangsel, Dugaan Kekerasan Psikis Tak Terbukti!
-
Mediasi Buntu, Kasus Guru SD di Tangsel Tetap Jalan Meski Ruang Restorative Justice Dibuka
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung