Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil tiga anggota Dokter untuk diperiksa terkait kasus dugaan menghalangi penyidikan terhadap tersangka kasus dugaan korupai proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto. Mereka adalah Dokter Zubairi Djoerban, Dokter Budi Sampoerna dan Dokter Prasetyono.
Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dokter dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.
"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BST," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (17/1/2018).
Selain memanggil ketiganya KPK juga kembali memanggil tersangka Bimanesh. Namun, dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fredrich Yunadi yang juga menjadi tersangka dalam kasus yang sama.
Sebelumnya, KPK menetapkan Fredrich dan Bimanesh sebagai tersangka menghalang-halangi penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan tersangka Novanto.
Fredrich diduga merekayasa kecelakaan Novanto. Selain itu Fredrich bersama Bimanseh diduga memanipulasi hasil pemeriksaan medis Novanto saat dirawat di RS Medika Permata Hijau pada 16 November 2017 lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Sering Dikritik, Bamsoet Akan Perbaiki Hubungan DPR dengan KPK
-
Misbakhun Pastikan Rekomendasi Pansus Bukan untuk Revisi UU KPK
-
Jadi Justice Collaborator Ternyata Bukan Keinginan Setnov Sendiri
-
Pengacara Setnov Minta KPK Selalu Sebut Nama Saksi Sebelum Sidang
-
Kelucuan di Sidang Setnov, Satu Saksi Asyik Mau Berfoto Selfie
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tembus 79,9 persen, Kenapa Kepuasan Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Presiden Sebelumnya?
-
Saat Pemutakhiran Data Bantuan Berujung Pencabutan Status BPJS PBI, Begini Situasi yang Terjadi
-
Peringati World Interfaith Harmony Week 2026, Ketua DPD RI Fasilitasi Dialog Tokoh Lintas Agama
-
Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
-
Kasus Chromebook, Pakar: Kejaksaan Bongkar Siasat 'Regulatory Capture' untuk Dalih Nadiem Makarim
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
-
Dalai Lama Buka Suara soal Namanya Disebut Ratusan Kali dalam Dokumen Rahasia Epstein
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN