Suara.com - Di hadapan perwira tinggi TNI dan Polri, Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan persiapan pengamanan pilkada yang akan dilaksanakan di 171 daerah secara serentak.
Jokowi mengatakan Indonesia sudah beberapakali menyelenggarakan pemilu legislatif, pemilihan presiden dan wakil presiden, serta pemilihan kepala daerah secara langsung dengan tertib.
Menurut Jokowi hal itu menunjukkan bangsa ini sudah matang dalam berdemokrasi dan berpolitik. Itu sebabnya, TNI dan Polri harus mempertahankannya.
"Artinya masyarakat kita semakin dewasa, masyarakat kita semakin matang dalam berdemokrasi, semakin dewasa dalam berpolitik. Artinya juga bahwa TNI dan Polri telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengamankan setiap pemilu," ujar Jokowi dalam rapat pimpinan TNI-Polri di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018
Rapim TNI-Polri dihadiri 359 perwira tinggi. Selain Kepala Negara, para menteri Kabinet Kerja juga akan memberikan pembekalan kepada mereka.
"Pembekalan akan disampaikan para menteri Kabinet Kerja, Kapolri, para kepala badan lembaga negara, dan ditutup Bapak Wakil Presiden. Di hadapan Bapak Presiden hadir 359 perwira tinggi 180 Pati TNI dan 179 Polri," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto .
Tag
Berita Terkait
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon
-
Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa
-
Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina
-
Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo
-
Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro
-
Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?