Suara.com - Kejadian Luar Biasa berupa busung lapar dan campak yang terjadi di Asmat dan wilayah Papua lainnya langsung ditanggapi pemerintah pusat. Para menteri kabinet Kerja langsung melakukan rapat terbatas yang dipimpin langaung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di gedung Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).
Tampak Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi dan menteri lainnya sudah tiba di gedung Kemenko PMK. Mensos Idrus Marham mengatakan Rapat Terbatas Menteri pada hari ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya.
"Pertemuan ini adalah merupakan tindak lanjut pertemuan yang dilakuman pada tanggal 25 Januari lalu dalam merespon penanganan masalah di Asmat dan seluruh daerah yang ada di Papua," kata Idrus.
Idrus mengatakan pada pertemuan pertama tersebut sudah dihasilkan beberapa pemikiran bersama para menteri. Yang pertama adalah dalam rangka memastikan penanganan masalah yang ada di Papua.
"Maka di perlukan pendampingan, termasuk misalkan bagaimana pemerintah pusat bersama-sama dengan gubernur melakukan pendampingan di kabupaten untuk memastikan bahwa pengelolan pemerintahan dapat berjalan dengan baik," katanya.
Pengganti Khofifah Indar Parawansa tersebut mengatakan masalah yang terjadi di Papua dipengaruhi oleh berbagai faktor. Menurutnya, faktor tersebut saling mempengaruhi sehingga harus ditangani dengan terpadu oleh beberapa kementerian dan lembaga-lembaga pemerintahan.
"Kedua jangan lupa secara menyeluruh bukan hanya di Asmat tentu daerah lainnya yang terkait. Tentu ini berkesinambungan dan tentu tidak boleh kita melakukan pengobatan atau sembako dan selesai. Itu harus berkesinambungan kalau kita berbicara itu harus juga berbicara mengenai proram-program yang memberikan kepastian masyarakat Papua dapat berjalan dengan baik," kata Idrus.
"Lalu misalkan masalah penykit kesehatan itu bisa diatasi, karena itu program ini harus continu kita lakukan," katanya.
Baca Juga: Mensos Sebut Warga Papua Kena Campak karena Tak Mau Imunisasi
Berita Terkait
-
Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada
-
Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying
-
1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target
-
Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP