News / Nasional
Jum'at, 02 Februari 2018 | 17:30 WIB
Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pers Nawawi Baharudin. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - IndonesiaLeaks siap bersinergi dengan KPK untuk memberantas praktik korupsi di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pers Nawawi Baharudin usai bertemu dengan pihak KPK.

"Ya, kita lihat ke depannya ini akan menjadi sinergi juga dalam bentuk kerjasama, karena pada akhirnya produk jurnalistik ini akan menjadi berita, menjadi informasi tentang kebijakan publik salah satunya adalah korupsi," katanya di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2018).

Nawawi mengatakan setelah mendapatkan informasi yang disampaikan oleh saksi pelapor, media-media yang tergabung dalam portal IndonesiaLeaks tersebut bisa menyajikannya sebagai produk jurnalistik investigasi. IndonesiaLeaks juga akan bekerjasama dengan KPK untuk menjelaskan kasus yang disampaikan oleh pelapor.

"Oleh karena itu, kalau sudah dalam bentuk berita tentunya kita akan kerjasama dengan KPK untuk lebih menjelaskan posisi kasusnya," katanya.

Nawawi mengatakan platform ini dapat menampung informasi dari orang-orang yang memiliki informasi rahasia, tetapi dia khawatir dengan keselamatan pribadi dan keluarganya terancam.

"Maka dia boleh menyampaikan rahasia itu melalui portal yang kita beri nama IndonesiaLeaks. Nah portal ini sifatnya rahasia, narasumber anonimitas kita jamin dan perlindungan secara teknologi itu juga bisa," kata Nawawi.

Nawawi berharap informasi rahasia tersebut akan di bentuk menjadi berita dalam jurnalisme investigasi. Diharapkan produk berita itu bisa mempengaruhi kebijakan atau juga untuk penegakan hukum.

"Jadi kita berikan perlindungan anonimitas kepada si narasumbernya," katanya.

IndonesiaLeaks merupakan inisiatif untuk memberikan ruang bagi informan publik yang ingin membagi data ke redaksi media massa. Informasi yang disampaikan harus memiliki keterkaitan dengan kepentingan publik. Platform IndonesiaLeaks yang diperkuat dengan teknologi enkripsi menjamin kerahasiaan identitas para informan publik.

Baca Juga: Korupsi Reklamasi, Kadishub Era Ahok Ditanya Dampak Lalin Proyek

Para jurnalis kemudian akan melakukan kerja-kerja jurnalistik, termasuk memverifikasi informasi awal yang disampaikan melalui IndonesiaLeaks. Platform ini juga memudahkan para jurnalis dari media massa yang berbeda untuk berkolaborasi menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas. 

Kerjasama antarmedia ini juga memungkinkan sinergi peliputan dan perluasan jangkauan pemberitaan. Inisiatif IndonesiaLeaks dapat memperkuat media dalam menjalankan fungsi pengawasan, membongkar praktik-praktik korupsi, dan terus memberikan suara bagi mereka yang tidak dapat bersuara.

Load More