Suara.com - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sudah memberlakukan zakat profesi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 2,5 persen sejak tahun 2014.
"Jauh sebelum dikelurkannya Keppres oleh Presiden Jokowi, Pemkab Majalengka telah memberlakukan zakat profesi bagi para ASN di lingkungan intansi setempat," kata Bupati Majalengka, Sutrisno, di Gedung Pendopo Bupati, Rabu (7/2/2018).
Saat ini berdasarkan data Desember 2017, zakat profesi yang dihimpun dari para ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Majalengka mencapai Rp490 juta.
Kemudian mulai 3 bulan silam, Kementerian Agama pun juga melakukan hal yang sama dan telah menyetorkan ke Baznas Majalengka sebesar Rp190 jutaan lebih.
"Artinya dalam bulan Desember 2017 tersebut, telah diterima Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Majalengka, sekitar Rp680 juta lebih," tuturnya.
"Jadi kalau dihitung dalam satu tahunnya, sekitar Rp8 miliar lebih," ujarnya.
Zakat yang dihimpun Baznas Kabupaten Majalengka kata Sutrisno, telah dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kegiatan Pemkab Majalengka dengan prioritas sasaran untuk masyarakat luas.
Program penyaluran zakat melalui Baznas, lanjut dia, antara lain beasiswa bagi siswa miskin, rehabilitasi rumah tidak layak huni, bantuan ekonomi produktif, bantuan konsumtif bagi orang miskin.
"Selain itu juga bantuan untuk guru mengaji, bantuan ekonomi kreatif, bantuan modal usaha, bantuan kesehatan emergensi bagi dhuafa dan masih banyak lagi program yang diprioritaskan untuk masyarakat," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor