Suara.com - Seorang pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diteror. Mobil Toyota Innova warna hitam yang diparkir di garasi rumahnya diberondong tembakan.
Pemilik mobil Toyota Innova warna hitam dengan Nopol L 88 EC itu adalah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi. Dia anak buah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Peristiwa ini terjadi, Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 13.00 WIB di Perumahan Puri Kencana Karah, Kecamatan Jambangan.
Ada tiga bekas tembakan yang terlihat. Dua di kaca belakang dan satu lagi tepat di atas bemper mobil. Tak ada korban jiwa dalan peristiwa ini.
Tak butuh waktu lama, setelah polisi mendapatkan laporan dari korban, empat jam kemudian pelaku berinisial AM tertangkap.
"Pelaku berhasil kita tangkap di wilayah Waru Sidoarjo," jelas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan.
Meski sudah menetapkan seorang tersangka, Polrestabes Surabaya belum memaparkan motif penembakan tersebut.
"Saat ini polisi tengah mendalami motif penembakan," pungkas Rudi.
Untuk kebutuhan penyidikan, saat ini mobil korban telah dibawa ke Polrestabes Surabaya. (Achmad Ali)
Baca Juga: Polisi: Penembakan Studio Rhoma Irama Bukan Aksi Teroris
Berita Terkait
-
Rhoma Irama Tak Diteror Sebelum Studionya Ditembak, Tapi...
-
Detik-detik Penemuan Peluru Bekas Tembakan di Studio Rhoma
-
Saksi Penembakan Studio Rhoma Irama Mendengar Bunyi Letusan
-
Periksa 3 Saksi, Peluru Bersarang di Studio Rhoma Dianggap Nyasar
-
Kumpulan Kesaksian Warga Dekat Studio Rhoma Irama soal Penembakan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena
-
Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah
-
Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?
-
Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax
-
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun dalam Kasus Korupsi Minyak Rp285 Triliun
-
Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu
-
Kejagung Jemput Paksa Bos PT Toshida, Jadi Tersangka Suap Ketua Ombudsman Nonaktif
-
Puan Maharani Tak Tinggal Diam Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi: Memang Sensitif!
-
Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar