Suara.com - Seorang pelajar berinisial F (19) nyaris tewas saat berusaha menolong A, salah satu temannya yang tenggelam di dekat Jembatan Cinta, Tanjungan Timur, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.
Awalnya, F bersama rekan-rekannya sedang asyik berenang. Tiba-tiba, F melihat A panik sesudah melompat dari atas jembatan. Kemudian, pemuda itu langsung berenang menuju rekannya untuk ditolong.
"Kejadian berawal dari seorang teman korban yang mengalami panik karena tidak bisa berenang. Kemudian korban (F) berusaha menolongnya," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Viktor Siagian kepada Suara.com, Minggu (1/4/2018).
F justru nyaris tenggelam saat berupaya menyelamatkan nyawa rekannya. Beruntung, warga yang sedang berada di lokasi langsung berupaya menyelamat dua orang yang tenggelam.
Saat dievakuasi, F tak sadarkan diri karena diduga terlalu banyak menelan air laut. Sedangkan A, masih dalam kondisi sadar saat diselamatkan warga.
Viktor menambahkan, warga pun kemudian bergegas membawa F ke Puskemas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Dengan bantuan tabung oksigen, sekitar 20 menit kemudian keadaan korban (F) sudah mulai membaik," katanya.
Karena dikhawatirkan mengalami komplikasi paru-paru, perawat dari Puskemas merujuk F ke Rumah Sakit Cengkareng, Jakarta Barat. Saat dipindahkan ke rumah sakit,
"Korban akhirnya di rujuk ke RS Cengkareng karena dikhawatirkan mengalami komplikasi bagian paru-paru masih ada sisa cairan air laut," kata Viktor.
Baca Juga: Wisatawan Dituding Membuat Pulau Tidung Krisis Ikan Segar
Berita Terkait
-
Suap Hakim Sudiwardono, Jaksa Cecar Very Satria soal Non Teknis
-
Ini Hasil Investigasi TNI soal Kapal Kodam Jaya yang Tenggelam
-
Kepulauan Seribu Ubah Toilet Jongkok Demi Turis dari Asian Games
-
Anies Tak Jadi Melaut ke Kepulauan Seribu, Acara Ini Jalan Terus
-
TNI AD Beberkan Investigasi Dua Alutsista Tenggelam Siang Ini
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran