Suara.com - Keluarga sopir ojek online, Nur Irfan menolak berdamai dengan penabraknya yang juga model cantik, Tiara Ayu. Keluarga ingin Tiara bertanggung jawab dihukum.
Ibunda Irfan, Rohaniyah mengharapkan kepada pelaku untuk bertanggung jawab meskipun pelaku meminta untuk berdamai. Rohaniyah menjelaskan jika Nur memiliki 1 anak yang kini masih duduk di kelas 3 SD.
"Ya harus tanggung jawab, bagaimana sih, orang punya anak kecil," jelas Rohaniyah kepada suara.com saat ditemui di lobby RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).
Sebelumnya Tiara rupanya telah membujuk keluarga Nur Irfan (37). Wanita cantik itu meminta agar keluarga korban bisa menyelesaikan kasus kecelakaan itu secara kekeluargaan.
"Sudah dilakukan mediasi dengan keluarga korban," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra saat dihubungi Suara.com, Rabu siang.
Halim tak menjelaskan secara rinci hasil pertemuan antara keluarga korban dengan Tiara. Dia hanya memastikan, meski telah menempuh jalur mediasi, polisi tetap memproses hukum Tiara pasca telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan tersebut.
"Kasus tetap jalan," kata Halim.
Dalam kasus ini, Tiara dikenakan Pasal 310 ayat (3) Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
"Ancaman hukuman maksimal 5 tahun, atau denda paling banyak Rp10 juta," katanya.
Baca Juga: Sebelum Ditabrak Model Cantik Tiara, Irfan Keluhkan Ini ke 'Emak'
Kaki kiri Nur mengalami patah setelah ditabrak mobil BMW yang dikemudikan Tiara di Hayam Wuruk, tepatnya di persimpangan Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2018) malam.
Dari hasil penyelidikan sementara, Tiara tak berkosentrasi saat mengendari mobil mewah tersebut sehingga menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan korban.
Akibat luka serius di bagian kaki kirinya, Nur harus menjalani perawatan medis di RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Sebelum Ditabrak Model Cantik Tiara, Irfan Keluhkan Ini ke 'Emak'
-
Sopir Ojol yang Ditabrak Model Cantik Tiara Dikenal Rajin Mengaji
-
Sopir Ojek Online Korban Model Cantik Tiara Sudah Siuman
-
Polisi Tak Menahan Model Cantik Tiara Penabrak Sopir Ojek Online
-
Suaminya Ditabrak Model Cantik Tiara, Aning Tak Mau Buka Facebook
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!