Suara.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mengakui jika saat ini ada sejumlah partai politik (parpol) yang melakukan pendekatan terhadap dirinya.
Parpol tersebut berkeinginan untuk menggandengnya sebagai salah satu calon wakil presiden (cawapres) dalam Pilpres 2019 mendatang.
Menurut Abraham, setidaknya sudah ada dua parpol yang berada di dalam struktur pemerintahan dan di luar pemerintahan.
"Tapi saya belum bisa memastikan, mengingat saya paham keterbatasan saya," katanya di Palembang, Sumsel.
Abraham mengaku untuk maju ke kancah perpolitikan di Indonesia, harus menyiapkan dana yang cukup besar. Saat ini, ia justru mengaku tak memiliki banyak pundi-pundi, jika diminta dana untuk dimasukkan dalam partai politik. Hal itu sendiri, diakunya sebagai sebuah kelemahan.
"Saya sadar juga, saya bukan orang parpol dan banyak duit. Jadi kita lihat juga, nanti gimana. Saya tidak punya modal, ada yang bilang (partai) mau jadikan presiden ada juga yang bilang wakil," ungkapnya.
Kendati demikian, jika nantinya ia benar-benar diusung oleh parpol manapun, Abraham mengaku bakal tetap mempersiapkan diri semaksimal mungkin.
"Saya ini, apapun yang diamanatkan termasuk untuk jadi wapres atau presiden, kita punya kewajiban konstitusional, kita jalankan. Semua akan kita jalankan jika itu amanat rakyat," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra