Suara.com - Polda Metro Jaya belum menerima pemberitahuan terkait rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar salat tarawih berjamaah di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (26/5/2018). Pemprov DKI belum melakukan koordinasi bersama pihak kepolisian mengenai hak tersebut.
"Belum mendapat pemberitahuan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rafen Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2018).
"Sampai sekarang belum dapat konfirmasi dan koordinasi. Saya sampaikan belum ada,"ujar Argo
Argo enggan menanggapi perihal apakah akan memberikan izin keramaian terkait agenda salat tarawih berjamaah tersebut. Polisi lebih baik menunggu informasi dari pihak Pemprov DKI.
"Kami tunggu saja ya," kata Argo.
Sebelumnya, sejumlah kritikan terkait adanya salat tarawih di Monas, Jakarta Pusat yang diadakan Pemprov DKI Jakarta, dari sejumlah ulama diantaranya dari anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Berita Terkait
-
MUI dan NU Kritik Rencana Tarawih di Monas, Ini Kata Sandiaga
-
Tukar Rupiah dengan Dolar Palsu, 2 Pelaku Ini Diamankan Polisi
-
26 Mei, Monas Dipakai Tarawih untuk Pertama Kalinya
-
Cerita Bandit Palembang Kelas Kakap, 30 Kali Rampok Rumah
-
Polisi Waspadai Teror Pasca Aman Abdurahman Dituntut Hukuman Mati
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius