Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan turut menghadiri pagelaran musik Ramadhan Jazz Festival 2018 di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Jumat (25/5/2018) malam.
Anies menilai acara musik ini memang unik lantaran diadakan di kawasan masjid. Anies pun baru mengetahui, para penonton yang datang ternyata ikut memberikan donasi kepada orang yang membutuhkan dalam bentuk tiket masuk acara.
"Saya merasa acara ini unik karena biasanya di masjid jarang digabung sama acara musik. Masjid Cut Meutia buat terobosan acara musik jazz dan event yang makin besar tiap tahunnya. Kegiatannya saya dengar dari teman-teman yang datang kesini, memberikan donasi dalam bentuk tiket yang mereka beli, Insya Allah dicatat amalnya dua atau tiga kali lipat di bulan Ramadhan ini," ujar Anies dalam sambutan di depan ribuan penonton.
Kata Anies, seharusnya dunia kagum dengan Indonesia lantaran bisa mengadakan acara musik di kawasan masjid. Karenanya, ia mengapresiasi Yayasan Masjid Cut Meutia yang mengizinkan lapangan masjid digunakan untuk konser musik seperti Ramadhan Jazz Festival.
"Kalau dunia melihat ini, maka dunia akan kagum lebih banyak kepada Indonesia. Betapa kita bisa menghadirkan perspektif lain di bulan Ramadhan ini. Saya ingin apresiasi dengan yayasan masjid ini, pimpinan Yayasan Cut Meutia yang mengizinkan lapangan masjidnya dipakai untuk konser seperti sekarang ini, dan teman-teman ketua pelaksana," kata Anies.
Lebih lanjut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan, ke depannya Pemprov Jakarta akan mendukung kegiatan Ramadhan Jazz Festival.
"Saya apresiasi lagi dan kita harus beri tepuk tangan kepada orang-orang yang berada di belakang panggung yang membuat acara ini berjalan dengan lancar. Saya salut kegiatan ini, Insya Allah ke depannya Pemprov DKI akan dukung kegiatan ini," tandasnya.
Di Ramadhan Jazz Festival 2018, hadir pula Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan. Acara musim yang digelar pada 25-26 Mei 2018 ini didukung sejumlah musisi pengisi acara, diantaranya Afgan, Isyana Sarasvati, Rendy Pandugo, Andien, Yura Yunita, Snada with Dwiki Dharmawan & Budhi Haryono, serta Glenn Fredly.
Berita Terkait
-
Fakta Mengejutkan di Balik Tren Padel Jakarta: 185 Lapangan Tak Punya Izin Dasar
-
NasDem Bukber Elite Parpol Termasuk Anies, Bicara Sukseskan Program Prabowo
-
Dari JK hingga Anies Baswedan Hadir Bukber di NasDem, Surya Paloh Singgung Pertahankan Silaturahmi
-
Momen Langka: Anies Baswedan, Puan hingga Sufmi Dasco Bertemu di Bukber Partai NasDem
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK