Suara.com - Terpidana Teroris Abu Bakar Ba'asyir dijadwalkan menjalani pemeriksaan kembali 28 Agustus 2018. Ba'asyir menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Senin (28/5/2018) sekitar pukul 10.25 WIB.
Ba'asyir keluar dari RSCM pada pukul 18.38 WIB setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih 7 jam. Ba'asyir mendapat pengawalan dari belasan aparat kepolisian sebelum akhirnya masuk ke mobil meninggalkan RSCM.
Ba'asyir dibantu kerabat masuk ke mobil Kijang Innova dengan plat nomor F 1058 YD. Tim Kuasa Hukum Ahmad Michdan menyampaikan kondisi Ba'asyir dalam kondisi membaik setelah melakukan tes darah.
"Hasilnya bagus, trombosit dengan cek kontrolnya bagus. Direncanakan ustad akan melakukan periksa tiga bulan mendatang pada 28 Agustus 2018," kata Michdan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018).
Michdan menuturkan jika sebelumnya Ba'asyir memiliki keluhan di bagian lututnya yang mengalami pembengkakan. Namun kini lutut Ba'asyir sudak tidak mengalami pembengkakan.
"Terakhir perlu diketahui seberapa jauh kaitan pembengkakan ini terhadap darah yang ingin di cek ini ternyata hasilnya positif baik," jelasnya.
Sebelumnya Ba'asyir menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018). Ba'asyir didiagnosis tim dokter menderita Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) pada Congestive Heart Failure (CHF) sehingga membutuhkan perawatan di luar penjara.
Berita Terkait
-
Minta RUU Pidana Mati Segera Dibahas DPR, Wamenkum Usul Metode Suntik dan Kursi Listrik
-
BNPT Sebut ada 112 Anak dan Remaja Terpapar Paham Radikal Lewat Sosial Media
-
Diplomasi Tanpa Sekat 2025: Bagaimana Dasco Jadi 'Jembatan' Megawati hingga Abu Bakar Baasyir
-
Ironi Hakordia, Silfester Matutina Si Manusia Kebal Hukum?
-
Pemerintah Pulangkan 2 WN Belanda Terpidana Kasus Narkotika Hukuman Mati dan Seumur Hidup
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'