Suara.com - Pemilik pusat oleh-oleh di Kabupaten Serang, Banten, berinisial AI dilaporkan ke Mapolres Cilegon karena diduga mencabuli seorang gadis di bawah umur.
Korbannya EI (14) yang tak lain karyawannya sendiri. Remaja putri asal Kabupaten Serang ini baru bekerja satu hari di pusat oleh-oleh AI yang berlokasi di Desa Kemasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Persisnya, ia baru bekerja pada Sabtu (16/6) pekan lalu.
“Sewaktu lagi bersih-bersih toko, Pak AI pegang payudara, saya sempat melawan,” kata EL kepada Banten Hits—jaringan Suara.com, Kamis (21/6/2018).
Pelecehan yang sama, kata EL, kembali AI lakukan di rumahnya. Saat itu, EL diminta untuk membersihkan rumah AI yang tidak jauh dari tempat usahanya.
“Saya diajak ke rumahnya, disuruh beres-beres makanan. Ya namanya kerja, ikut saja, sampai di rumah Pak AI menawarkan uang satu juta dan langsung pegang payudara saya lagi,” ungkap EL.
Tak terima, EL berusaha melawan. Namun, AI justru mengancam agar EL tidak melaporkan hal tersebut kepada siapa pun.
“Dia membentak saya dan bilang ‘jangan bilang ke siapa-siapa kalau saya kayak begini, kalau bilang nanti kamu yang dituntut’,” ucap EL menirukan perkataan AI.
Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Rizki Agung Prakoso saat dihubungi melalui saluran telepon mengakui belum mengetahui adanya laporan tersebut.
“Saya belum tahu informasinya, nanti saya hubungi kembali,” singkat Rizki.
Baca Juga: Usai Libur, 1.081 Anak Buah Anies - Sandiaga Telat dan Tak Masuk
Berita ini kali pertama diterbitkan bantenhits.com dengan judul “Gadis di Bawah Umur Diduga Dicabuli Pemilik Pusat Oleh-oleh di Serang”
Berita Terkait
-
Semua Serba Bayar, Wisatawan Keluhkan Biaya Tinggi Wisata Anyer
-
Dikira Tidur, Lelaki Misterius itu Ternyata Tewas di Pos Ronda
-
Guru Muda Cabuli 13 Anak SD di Depok, KPAI Kirim Surat Kampus UI
-
Terungkap! Begini Akal Bulus Guru Cabuli 13 Anak di Depok
-
Kelas dan Perpus Jadi Lokasi AR Cabuli Belasan Siswa SD
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat