Suara.com - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku belum sempat melakukan komunikasi dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pasca dinyatakan sebagai pemenang Pilgub Jatim 2018 versi quick count.
Saat ditanya awak media, apakah Gus Ipul telah menyampaikan ucapan selamat atas kemenangannya via telepon? Khofifah mengatakan dirinya belum sempat melihat telepon selulernya.
Sebab, Khofifah mengaku tengah disibukkan dengan kegiatan menyambut para tamu yang berkunjung ke kediamannya.
"Saya belum tahu, karena saya tidak setiap saat pegang handphone," ujar Khofifah ditemui di kediamannya, Kamis (28/6/2018).
Khofifah berharap, kontestasi Pilgub Jatim 2018 tidak membuat hubungan persahabatannya dengan Gus Ipul yang sudah terjalin sejak lama menjadi ada jarak.
Ketua Umum Muslimat NU ini menceritakan kedekatan dirinya dengan Gus Ipul yang menjadi lawannya pada Pilgub Jatim tahun ini.
Disampaikannya, kemesraan dirinya dengan Gus Ipul sebagai sahabat sangat erat. Bahkan, Khofifah masih ingat memiliki kebiasaan makan bersama dengan Gus Ipul di kantor PP Muslimat NU.
"Saya dan Gus Ipul dulu dekat sekali, persaudaraannya luar biasa. Hampir 1 minggu 3 kali, beliau ke kantor PP Muslimat. Kami makan-makan bareng, ya meski sekedar makan nasi bungkus, tapi kan bareng-bareng," kenang Khofifah.
Khofifah sangat menyayangkan jika persahabatan mereka harus terputus hanya karena pertarungan politik pada kontestasi Pilkada dahulu.
Baca Juga: Cetak Gol ke-2.500 Piala Dunia, Youssef Diganjar Man of the Match
Khofifah menilai ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki situasi ini.
"Nah setelah kontestasi Pilkada sepertinya berjarak, tapi kan sepertinya," ungkapnya sembari tertawa.
Ke depan, Khofifah berharap agar persaudaraanya dengan Gus Ipul segera membaik. Bahkan ia berencana untuk mengajak pesaingnya itu untuk makan bersama sembari mengenang masa lalu persahabatan mereka.
"Saya dengan segala suka cita, saya ingin kita berkawan, bersaudara seperti dulu. Kita ingin bisa makan bareng seperti dulu," ucapnya.
Khofifah juga menyampaikan, rencana pertemuan itu sekaligus juga untuk menampung aspirasi dari pendukung Gus Ipul.
"Ada program Gus Ipul yang dititipkan dan itu perlu ada komunikasi, karena kita terus melakukan navigasi program untuk Jawa Timur lebih sejahtera," pungkasnya. [Achmad Ali]
Tag
Berita Terkait
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Prosesi Pemakaman Naufal Takdri Al Bari, Atlet Gimnastik yang Meninggal di Rusia
-
Emil Dardak Ungkap Kejanggalan dalam Aksi Pembakaran Gedung Grahadi
-
Viral! Kantor Wagub Jatim Dibakar dan Dijarah? Khofifah Ungkap Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
MA Lepas Tangan, Hakim Korup PN Depok Tak akan Dibela, Bantuan Hukum Ditolak Mentah-mentah
-
Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan
-
Mensos Pastikan Pasien PBI JK Nonaktif Dijamin 3 Bulan: Siapapun Pasien Itu, RS Tak Boleh Menolak
-
Eks Wamen Noel Sebut Praktik Pemerasan Sertifikat K3 Sudah Ada Sejak 2012, Siapa Dalangnya?
-
Dasco Angkat Bicara Soal 2 persen Publik Tak Puas Kinerja Prabowo: Ini Penting!
-
Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN
-
Kecewanya Ketua MA Sunarto Pimpinan PN Depok Kena OTT KPK, Padahal Tunjangan Hakim Baru Naik
-
Sidang Korupsi Kemenaker: Noel Sebut Partai Politik 'Tiga Huruf' Terlibat Kasus Pemerasan K3
-
Banyak Media Terhimpit PHK, Menko PM Janjikan Ada Distribusi Iklan Merata
-
Ironi Kenaikan Tunjangan, Ketua MA Kecewa Berat Pimpinan PN Depok Terjaring OTT KPK