Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan banyak hal yang dibahas dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat diantarkan ke Balai Kota menggunakan mobil dinas RI 2. Wapres JK mengantarkan Anies seusai meninjau venue Asian Games 2018 pada Jumat lalu.
Selain bicara soal Asian Games, Anies mengatakan juga membahas Pilkada Serentak 2018 dengan JK. Namun, Anies membantah bicara terkait Pemilihan Presiden 2019.
"Nggak ada yang dibahas kalau 2019. Kalau kita kemarin banyaknya soal Asian Games itu saja," ucap Anies seusai menghadiri acara di Hotel Borobudur Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).
Menurut Anies, ia telah minta Wapres JK untuk tidak mengantarnya sampai kantor Balai Kota. Anies memilih sampai turun di depan Istana Wakil Presiden yang dekat dengan kantor Balai Kota.
Namun, Wapres JK menolak dan memilih mengantarkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sampai kantornya.
"Saya rasa ini adalah contoh yang baik yang jadi rujukan kita semua. Bahwa ketika ada yang menumpang saya diajak, beliau antarkan sampai ke tempat saya bekerja. Bukan saya turun di tengah jalan," kata Anies.
"Ini menurut saya satu etika yang baik dari seorang pemimpin," tambah Anies.
Berita Terkait
-
Proses Pembangunan Venue Asian Games di Palembang Dikebut
-
Mau Ucapkan Selamat, Anies Baswedan Misscall Ganjar Pranowo
-
INASGOC Prediksi Puncak Asian Games Dihadiri 110 Ribu Orang
-
Erick Thohir Minta Maaf Jika Asian Games Sebabkan Kemacetan
-
Puan Maharani Klaim Sosialisasi Asian Games 2018 Sudah Maksimal
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG